bendera

Rabu, 04 November 2026    00:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Polres Bogor Ungkap Kasus Pelaku Penjualan Satwa Liar Endemic Dilindungi


JP,    05 November 2022,    00:01 WIB

Polres Bogor Ungkap Kasus Pelaku Penjualan Satwa Liar Endemic Dilindungi
Polres Bogor Ungkap Kasus Pelaku Penjualan Satwa Liar Endemic Dilindungi

Cibinong-mediaindonesianews.com: Polres Bogor berhasil melakukan pengungkapan terhadap para pelaku penjualan satwa liar Endemic jenis Owa Jawa, yang di lindungi pada Rabu 26 Oktober 2022.


Dalam pengungkapan yang berhasil dilakukan tersebut, ada sebanyak dua orang tersangka berinisial MM (32) dan SU (28) yang berhasil diamankan oleh Sat-Reskrim Polres Bogor, Rabu (4/11).

Selanjutnya, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin SH., S.IK., MH  dalam Konferensi persnya menjelaskan, bahwa pengungkapan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur di dalam undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem ini berawal dari informasi yang diterima oleh Sat-Reskrim Polres Bogor  dari aktivis pecinta satwa yang dilindungi, dari informasi tersebut, diperoleh bahwa akan terjadi jual beli terhadap satwa yang dilindungi yaitu Owa Jawa (Hylobates Moloch).

Atas informasi tersebutlah Sat-Reskrim Polres Bogor, melakukan penyelidikan dan mengamankan dua orang tersangka, masingmasing berinisial MM dan SU diwilayah Taman Budaya Sentul City Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.


Sementara itu, dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa satu ekor Owa Jawa yang di masukan ke dalam sebuah dus, dan dua buah handphone serta sebuah sepeda motor.

Dari pengakuan tersangka, bahwa satu ekor satwa liar jenis Owa Jawa tersebut didapatkan dengan cara membeli melalui media sosial Facebook seharga 3,6 juta dan rencananya  akan dijual kembali oleh tersangka dengan harga 5 juta rupiah.

Dari pengakuan para tersangka bahwa penjualan satwa langka ini sudah dilakukan beberapa kali. Hingga saat ini terhadap kedua orang tersangka ini pun masih kita lakukan proses penyidikan lebih lanjut, jelasnya.

Sementara itu, satwa liar jenis Owa Jawa tersebut saat ini sudah kita serahkan ke BKSDA dan dalam perlindungan dan pengamanan serta perawatan dari badan konservasi sumber daya alam, tambahnya.

Kemudian terhadap dua  orang tersangka ini kita akan jerat dengan pasal 21 ayat 2 juncto pasal 40 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi dan sumber sumber daya alam hayati dan ekosistemnya ke juncto peraturan Menteri Lingkungan Hidup yang mengatur tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi ancaman terhadap kedua orang tersangka 5 tahun penjara dan denda 100.000.000 rupiah, tutupnya. (JP)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS