bendera

Jumat, 24 April 2026    04:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Dibulan Ramadhan Kembali Terjadi Aksi Tawuran


Tim Red,    29 April 2021,    23:52 WIB

Dibulan Ramadhan Kembali Terjadi Aksi Tawuran
Dibulan Ramadhan Kembali Terjadi Aksi Tawuran

Jakarta-mediaindonesianews.com: Maraknya Aksi Tawuran dibulan ramadhan kembali terjadi, kali ini aksi tawuran terjadi di Jalan Kota Bambu Utara 1 Palmerah, Jakarta Barat. Akibat tawuran antar kelompok menggunakan petasan kembang api, hal ini menyebabkan satu Toko perlengkapan Bayi terbakar, Senin (26/4) sekira pukul 23.30 wib. Dalam aksi Tawuran tersebut tidak meluas karena tak selang berapa lama petugas kepolisian dari unit Jatanras Sat reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Palmerah tiba dilokasi untuk melakukan pembubaran.


Dibulan Ramadhan Kembali Terjadi Aksi Tawuran

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dalam keterangannya mengatakan, aksi tawuran antar 2 Kelompok Remaja tersebut terjadi di antara perbatasan Kota bambu dengan Jatipulo Palmerah Jakarta Barat.

“setelah mendapatkan informasi langsung berkoordinasi dengan Polsek Palmerah dan dinas terkait untuk bergerak membubarkan tawuran tersebut” ujarnya, Selasa, (27/4).

Beruntung aksi tawuran tersebut tidak sempat meluas dan tidak memakan korban jiwa berkat kesigapan anggota dari unit jatanras dibawah pimpinan Kasubnit Jatanras Ipda M Rizky Ali Akbar dan Polsek Palmerah mendatangi lokasi kejadian.


Dibulan Ramadhan Kembali Terjadi Aksi Tawuran

Dua kelompok saling serang tersebut adalah remaja dengan menggunakan berbagai macam alat senjata tajam dan melempar batu, dan botol beling, Bahkan salah satu kelompok pelaku juga menyerang dengan petasan kembang api hingga menyebabkan satu Toko Perlengkapan Bayi Terbakar yang berada di tengah pemukiman warga penduduk.

Beruntung berkat kesigapan anggota dibantu warga satu toko yang terbakar berhasil di padamkan dengan menggunakan air dan peralatan seadanya sehingga api tidak merambat ke bahan bangunan lainnya.

Aksi tawuran yang terjadi membuat masyarakat sudah sangat resah dan terganggu apa lagi saat ini merupakan bulan suci ramadhan rekan dan saudara kita umat muslim sedang menjalankan ibadah menuju hari kemenangan.

Arsya berharap, jika ada kejadian serupa agar jangan ragu untuk melaporkan ke pihak Kepolisan terdekat Berharap aksi tawuran tersebut tidak terjadi lagi juga membutuhkan peran aktif masyarakat untuk berpartisipasi menjaga wilayah masing-masing agar aman kondusif

“paling terpenting serta hal yang menjadi perhatian kita semua harus bisa perduli dengan lingkungan demi ketentraman bersama” tutupnya. (Tim Red)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 23 April 2026
Samarinda - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026. Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi
img
Kamis, 23 April 2026
Kaltim – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. melantik dan mengukuhkan
img
Kamis, 23 April 2026
Bangkinang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat kepada jajaran di daerah, khususnya di Provinsi Riau.
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay Indonesia menyoroti percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna mempercepat transformasi sektor pertanian, Rabu (22/4). Pertemuan
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Koalisi masyarakat sipil bersama Komnas Perempuan dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia menyampaikan kekecewaan atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang menolak gugatan terkait dugaan penyangkalan

MEDIA INDONESIA NEWS