bendera

Jumat, 24 April 2026    03:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Selama Oktober 2024 Polres Karawang Ungkap 18 Kasus Peredaran Narkoba


rfd-ips,    07 November 2024,    01:23 WIB

Selama Oktober 2024 Polres Karawang Ungkap 18 Kasus Peredaran Narkoba
istimewa

Karawang-Mediaindonesianews.com: Selama bulan Oktober 2024 Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang, Polda Jawa Barat berhasil mengungkap 18 kasus peredaran narkotika dan melibatkan 23 tersangka yang terdiri dari 17 pelaku tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu, ganja dan sintetis, serta 5 kasus Obat Keras Tertentu (OKT) dengan 6 tersangka bermodus transaksi langsung saling ketemu antara penjual dan pembeli.


Selama Oktober 2024 Polres Karawang Ungkap 18 Kasus Peredaran Narkoba

“Dari tangan pelaku kejahatan, Polisi mengamankan barang bukti 75 gram narkotika jenis sabu , sintetis 101 gram , ganja 834 gram dan 6.823 OKT dengan modus operandi yang dilakukan, antara penjual dan pembeli narkotika tidak saling jumpa, namun diantara mereka menggunakan sarana komunikasi handphone dengan sistem online dan transaksinya ditempel di sebuah tempat tertentu dengan google maps” jelas Kapolres Karawang AKBP Edwar Zulkarnaen dalam Pers Confrence di ruangan Media Center Sarja Arya Racana Polres Karawang, Senin, (4/11).

Lebih lanjut AKBP Edwar Zulkarnaen mengungkapkan bahwa, penangkapan tersebut menyusul diringkusnya 29 tersangka pengedar narkotika bulan Agustus hingga September 2024 lalu hasil pengungkapan 26 kasus penyalahgunaan narkotika dan 2 kasus OKT dengan 3 tersangka.

“Terkait hal tersebut Polres Karawang mengamankan 537,67 gram barang bukti narkotika jenis sabu, 38,97 gram narkotika sintetis, 90,6 gram narkotika jenis ganja serta 2.830 butir obat keras tertentu (OKT)” katanya, Selasa, (29/10).


Atas kejadian tersebut, penyidik Polres Karawang, menjerat pengedar narkotika di wilayah hukumnya dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang - Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana, minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun dan atau pidana mati. Sementara terhadap tersangka pengedar narkotika dengan barang bukti diatas 5 gram, penyidik Polres Karawang menjeratnya dengan pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) Undang - Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun dan atau penjara seumur hidup.

“Untuk tersangka pengedar Obat Keras Tertentu Polres Karawang menjerat pelaku dengan pasal 435 Undang - Undang nomor 17 tahun 2023 Tentang kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun dan kami meminta kepada masyarakat untuk lapor ke Polisi jika di lingkungannya dicurigai ada peredaran narkotika dan OKT” pungkasnya.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 23 April 2026
Samarinda - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026. Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi
img
Kamis, 23 April 2026
Kaltim – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. melantik dan mengukuhkan
img
Kamis, 23 April 2026
Bangkinang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat kepada jajaran di daerah, khususnya di Provinsi Riau.
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay Indonesia menyoroti percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna mempercepat transformasi sektor pertanian, Rabu (22/4). Pertemuan
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Koalisi masyarakat sipil bersama Komnas Perempuan dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia menyampaikan kekecewaan atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang menolak gugatan terkait dugaan penyangkalan

MEDIA INDONESIA NEWS