bendera

Kamis, 03 September 2026    03:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Aksi masa Priok Bersatu 221 menuntut Menkumham meminta maaf Atas Ucapannya


Yudha,    22 Januari 2020,    23:17 WIB

Aksi masa Priok Bersatu 221 menuntut Menkumham meminta maaf Atas Ucapannya

Jakarta - MINews.com : Ratusan bahkan ribuan warga Tanjung Priok sudah berbondong-bondong dengan kendaraan bermotor dari pagi untuk melakukan long march ke Kantor Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) yang dimulai dari pos 9 Mambo dan halte Plumpang pada hari ini Rabu (22/01). Aksi ini dilakukan dengan damai untuk membuktikan bahwa warga Priok tidak kriminal seperti ucapan Menkumham Yasonna Laoly beberapa waktu lalu pada acara Resolusi Pemasyarakatan 2020 di Lapas Narkotika kelas IIA, Cipinang.

Peserta aksi berasal dari latar belakang berbeda, meliputi organisasi masyarakat, komunitas supporter bola, komunitas pengendara vespa, aliansi perempuan atau ibu rumah tangga, artis youtube, penyanyi dangdut, selebgram, klub motor, tokoh akademis, majelis keagamaan, dan masih banyak lagi. Tuntutan mereka serentak kompak yakni adanya permintaan maaf secara terbuka dari Yasonna Laoly atas ucapannya yang menyebutkan Priok itu kriminal karena daerah kumuh.

Agenda siang tadi terdiri atas orasi dan penyampaian pandangan dari masing-masing perwakilan organisasi atau aliansi di depan gedung Kemkumham, pemberian simbol bunga mawar merah sebagai tanda cinta dan damai, serta menyanyikan lagu perjuangan bersama-sama. Di pertengahan aksi, perwakilan dari tiap organisasi dan aliansi dipersilahkan masuk ke Departemen Hukum dan HAM. Alangkah sayangnya, bapak Yasonna tidak ada di lokasi dan hanya menyerahkan surat permintaan maaf sehingga membuat para perwakilan kecewa.


 

"Dengan menyebut Priok sebagai kota yang kumuh dan kriminal, ini sangat menyakitkan hati warga. Jika dalam 2x24 jam tidak ada respon dari Pak Menteri, maka jangan salahkan ada eskalasi besar yang akan diarahkan untuk memblokade Pelabuhan Tanjung Priok", ucap Kemal Abu Bakar selaku koordinator aksi Priok Bersatu 221. Pukul 15.00 WIB seluruh demonstran menarik mundur barisan dengan kondusif tanpa ada keributan. (yda)



banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS