bendera

Kamis, 16 April 2026    13:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Sikapi Berbagai Isu, KH Marsudi dan Habib Luthfi "Turun Gunung"


Tim Red,    23 Maret 2022,    19:56 WIB

Sikapi Berbagai Isu, KH Marsudi dan Habib Luthfi
KH Marsudi dan Habib Luthfi "Turun Gunung"

Depok-Mediaindonesianews.com: Pondok Pesantren Tahfid Darul Uchwah Depok menggelar Acara Dzikir bersama, Selasa (22/03/2021). Acara tersebut juga di hadiri oleh Habib Lutfi bin Yahya, KH Said Aqil Siradj, KH. Marsudi Syuhud, KH Mujib Qulyubi, para jamaah dan tamu undangan lainnya juga dimeriahkan oleh Gambus Habib Hasan Haneman and Grup Syarifa Salma bin Yayah.

Diakhir acara, kepada awak media, KH. Marsudi dan Habib Lutfi bin Yahya mengungkapkan keperihatinannya terkait situasi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, misalnya soal banyaknya bohir yang berseliweran, ujaran berita kebencian, hoax  di sosial media yang berakibat terjadinya intoleran dan perpecahan.

KH Marsudi Syuhud mengungkapkan, bahwa urusan grass root (masyarakat) di indonesia, kalau semua di urus oleh pemerintah semua tidak akan mampu, karena jumlah penduduknya 285 juta jiwa.

"Alhamdulilah di Indonesia banyak organisasi keagamaan, sehingga ketika ada masalah berbeda dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan." Katanya.

Dikatakan KH. Marsudi bahwa,  kekayaan budaya kumpulan kumpul seperti ini bisa untuk meredakan situasi apapun yang kurang enak dalam kehidupan bermasyarakat.

"Yang kurang nyaman di masyarakat, panas di whatsapp di medsos kumpul dapat adem lagi, katanya.

Lebih lanjut dikatakan tokoh NU ini yang dinilai aktif membangun semangat persatuan antar sesama anak bangsa, ketika ada persoalan di dunia maya kita ngobrol seperti ini adem lagi, itulah budaya kumpulan kumpul yang harus terus di hidupkan. Yang punya budaya kumpulan kumpul ini ya para sesepuh, para habaib. Jadi ini tidak dipunyai oleh negara lain.  Nah di negara kita alhamdulillah masih boleh.

"Maka yang terpenting budaya kumpul kumpul ini bukan untuk yang merusak, memprovokasi, intinya di situ, tetapi kumpul-kumpul yang bisa membangun kehidupan bersama membangun bangsanya dan membangun negaranya, karena bernegara itu adalah membangun. Budaya inilah yang harus kita pertahankan," ungkap pemilik Pondok Pesantren Ekonomi Darul Uchwah yang juga aktif di Global Peace Foundation ini.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Habib Lutfi bin Yahya yang saat ini dipercaya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden juga memiliki pendapat yang sama, bahwa
pertemuan hari ini bukan saja dalam rangka menyambung tali silaturahmi tetapi untuk saling mengingatkan, membangun satu dengan yang lain dan mencintai diantara sesama. apabila rasa cinta itu tumbuh ketika ada persoalan di dalam satu keluarga,  bukan berarti kita diam, tetapi hendaknya kita saling mengoreksi diri, karena ada tanggung jawab masing-masing, diharapkan dengan saling mencintai sesama yang lain, apabila ada sesuatu perlu di perbaiki semestinya dengan menutupi segala kekurangan.

"Indonesia ini mengajarkan budaya nilai-nilai aklhak dan adab,  bila mana  kecintaan tertanam dalam satu keluarga besar, apabila ada kekurangan- kekurangan yang ada jangan sampai di goreng dimanfaatkan oleh oknum  untuk memojokan yang lain. Tetapi agar kita memberikan kesempatan untuk memperbaiki, "ungkap Habib Lutfi bin Yahya.

Habib Lutfi berpesan, tidak mungkin dalam satu keluarga akan membentuk sebuah perpecahan. Bahkan kita harus saling melindungi dalam satu keluarga. apabila kecintaan itu tumbuh tidak lihat di dalam ini siapa dan siapa tapi kita melihat kepentingan yang lebih besar.

"Karena ada perintah agama. Tutupilah segala kekurangan dari dalam satu keluarga. Karena ketika kita membuka aib keluarga sama saja membuka aib diri kita sendiri," pungkasnya.




banner
NASIONAL
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) dan HAM TNI membuka Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakorniskum) TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Mako Akademi TNI pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah

MEDIA INDONESIA NEWS