bendera

Rabu, 04 November 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Mengapa BLT Dana Desa Disimpan Meskipun Sudah Ada?


Redaksi,    22 Mei 2020,    19:15 WIB

Mengapa BLT Dana Desa Disimpan Meskipun Sudah Ada?

MINNEWS - Jakarta - Ratusan masyarakat mengamuk di kantor Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, dikarenakan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dana desa terlambat dibagikan.


 

Masyarakat mendesak kepala desa untuk segera membagikan dana BLT kepada warga yang telah ditetapkan sebagai penerima.

 


Koordinator warga, Aulia Ja'far mengungkapkan data penerima BLT dana desa sudah ditetapkan bersama kepala desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa), tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, di Desa Balauring.

 

Namun, kata Aulia, Pemerintah Desa Balauring melakukan rapat khusus dengan BPD dan tokoh masyarakat membahas daftar penerima BLT. Padahal, tahap pertama BLT dana desa seharusnya telah dibagikan kepada penerima.

 

Kemudian, kepala desa Balauring mengadakan rapat bersama camat dan BPD pada 18 Mei. Dalam pertemuan itu, kepala desa mengusulkan penerima BLT ditinjau ulang.

 

Masyarakat Desa Balauring masih belum menerima informasi tentang pembagian dana BLT hingga Rabu (20/05). Padahal, mayoritas penerima BLT di Kecamatan Omesuri telah mendapatkan bantuan.

 

"Kami minta uang tersebut segera dibagikan. Uangnya sudah ada. Mengapa disimpan? Masyarakat tidak bodoh sekarang," tegas Aulia di depan kantor Desa Balauring, Kamis (21/05). 

 

Pernyataan Aulia pun mendapat dukungan dari ratusan warga yang melakukan aksi protes di depan kantor desa. 

 

"Bagikan uangnya. Uangnya sudah ada, harus dibagikan. Untuk apa disimpan," teriak warga dengan kompak. 

 

Dalam aksi itu, warga menyegel motor dan mobil pikap milik desa sebagai bentuk kekecawaan terhadap pemerintah desa.

 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Balauring Syarif Patipilohi mengatakan, dirinya berhati-hati mengelola keuangan desa terutama BLT selama pandemi virus corona atau Covid-19.

 

Menurutnya, penyaluran BLT harus sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat. 

 

"Sore ini kami bagikan uangnya," ungkap Syarif saat dikonfirmasi, Kamis.(juan)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS