bendera

Rabu, 04 November 2026    02:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Dinilai Lambat Antisipasi Ekonomi Dampak Covid-19, Ketum BMIR Tuntut Airlangga Hartarto Mundur


red,    08 April 2020,    22:10 WIB

Dinilai Lambat Antisipasi Ekonomi Dampak Covid-19, Ketum BMIR Tuntut Airlangga Hartarto Mundur

Jakarta – MINews.com:  Masalah serius dihadapi Indonesia dengan adanya pandemi Covid-19, hal ini membuat perekonomian indonesia diprediksi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, untuk mengatasi kondisi tersebut peran Kementerian Koordinator Perekonomian diharapkan bisa lebih kongkret dalam mengatasi perekonomian khususnya pada sektor pariwisata dan industri kecil menengah.


Kementerian Koordinator Perekonomian dinilai gagal dalam mengantisipasi dampak buruk ekonomi Nasional akibat pandemi Virus Covid-19, bahkan, kebijakan ekonomi pemerintah masih belum dirasakan masyarakat.

Demikian dikatakan Rouli Octara Rajagukguk, Ketua Umum Relawan Jokowi, Barissan Muda Indonesia Raya (BMIR) kepada awak media di kantor pusat BMIR kawasan Jakarta Selatan, Rabu (8/4).

“Sebagai Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto gagal mengantisipasi ekonomi nasional akibat dampak Covid-19. Kebijakan ekonomi pemerintah sampai saat ini tidak dirasakan oleh masyarakat.”, ujarnya


Rouli menegaskan, dalam kondisi seperti ini pemerintah semua harus bergerak cepat menyelamatkan perekonomian nasional. Kalau sebagai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri sebagai Menko Perekonomian, jangan sampai rakyat menjadi korban dan berimbas kepada Presiden Joko Widodo.

“Kalau Airlangga tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri, rakyat akan jadi korban karena lemahnya perekonomian nasional, karena berimbas kepada kinerja Presiden Jokowi.”, tegas Rouli.

Rouli juga menjelaskan, sebagai Menteri Koodinator Perekonomian yang memiliki wewenang menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian, tidak berjalan maksimal.

“Koordinasi, sinkronisasi, sampain pengendalian penyelenggaraan bidang perekonomian merupakan ranahnya Menko Perekonomian. Namun tidak berjalan maksimal" katanya.

Lebih lanjut Rouli mengatakan bahwa Pelemahan Kondisi perekonomian harus segera diantisipasi pemerintah, Menko Perekonomian harus segera antisipasi kondisi ekonomi nasional. Karena saat ini rakyat sangat butuh mempertahankan perekonomiannya.

“Menko Perekonomian harus segera antisipasi pelemahan ekonomi, rakyat tidak bisa menunggu terlalu lama karena harus mempertahankan perekonomiannya" pungkasnya. (red)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS