bendera

Minggu, 07 Juni 2026    05:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Risiko Tinggi Jika Berpergian dalam Situasi Pandemi Covid-19


dee maz,    06 April 2020,    19:08 WIB

Risiko Tinggi Jika Berpergian dalam Situasi Pandemi Covid-19

Jakarta - MINews : Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan terdapat risiko terlalu tinggi jika masyarakat tetap berpergian termasuk mudik ke kampung halaman mereka dalam situasi pandemi COVID-19 sebagaimana terjadi saat ini. Risiko besar melakukan perjalanan jauh atau mudik di tengah COVID-19 tersebut tidak bicara tentang titik awal atau akhir, melainkan selama proses perjalanan. 


"Risikonya terlalu tinggi kalau berpergian dalam situasi seperti ini, sebab akan ada perjalanan panjang yang dilalui dan sangat mungkin bertemu banyak orang," kata Yuri pada perbincangan yang mengangkat tema "Sukses Isolasi Mandiri Selama 14 Hari" di Gedung Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/4).

Sebagai contoh, saat seseorang sampai di terminal tentu bertemu banyak orang dan begitu pula saat berada di dalam kendaraan. Otomatis akan berinteraksi dengan orang yang tidak tahu kondisinya bagaimana. 

Apalagi saat berada di dalam bus dengan sirkulasi udara tertutup sehingga memungkinkan terjadi penyebaran jika ada yang terjangkit COVID-19 di dalamnya. 


"Nanti ada yang batuk, dropletnya bisa mengenai benda-benda di dalam bus," ujarnya. 

Namun bagi masyarakat yang sudah terlanjur mudik atau siapapun yang terpaksa berpergian, maka langkah atau upaya mesti dilakukan adalah menjaga jarak dalam berkomunikasi. 

Bahkan, untuk sementara tidak bersalaman dulu dengan keluarga di kampung dan rajin mencuci tangan. Di sisi lain, perlu pula memberikan penjelasan atau pemahaman terkait COVID-19 itu pada keluarga. 

Hal itu perlu dilakukan agar individu tersebut tidak menjadi pembawa potensi penyakit bagi keluarga di kampung halaman. Sebab tidak ada yang tahu apakah dia sebagai carrier atau pembawa virus atau bukan. 

"Karena bisa saja kita membawa virus. Apalagi 60-70 persen penderita COVID-19 merupakan orang tanpa gejala,” pungkas Yuri.

 


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat, pengelola wakaf, serta lembaga keagamaan untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf guna mencegah potensi sengketa
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Banten, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau pembangunan Yonif TP
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim

MEDIA INDONESIA NEWS