bendera

Selasa, 03 November 2026    23:18 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Tim Kesehatan Kogasgabpad Sosialisasi Covid-19 Melalui Udara


dee maz,    20 Maret 2020,    21:18 WIB

Tim Kesehatan Kogasgabpad Sosialisasi Covid-19 Melalui Udara

Natuna – MINews : Tim Kesehatan Komando Gabungan Tugas Terpadu (Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna yang diketuai oleh Danyonkes 1 Marinir Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin, Sp. Ort, M.Tr.Opsla, melaksanakan sosialisasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melalui udara pada acara “Opini Pagi Hari” di Stasiun RRI Ranai, Jl. Raya Sepempang, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (20/3/2020). 


Danyonkes 1 Marinir Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin mengatakan bahwa infeksi Covid-19 pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Coronavirusadalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan baik ringan ataupun berat. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke banyak negara-negara di dunia, termasuk Indonesia.

“Infeksi Virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat seperti demam tinggi, batuk berdahak, sesak napas, dan nyeri dada, tetapi saat ini berkembang menjadi asymtomatis (tidak bergejala), tanpa suhu badan naik, tanpa batuk atau flu,” ungkapnya.

Dijelaskan pula bahwa bahaya Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, orang yang sedang sakit khronis sebagai penyerta, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.


Menurut Letkol Laut (K) drg. Muh. Arifin, seseorang dapat tertular Covid-19 melalui berbagai cara diantaranya tidak sengaja menghirup percikan droplet  dari bersin atau batuk penderita positif Virus Corona, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita Virus Corona, kontak jarak dekat 1 meter dengan penderita Covid-19 misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Pada kesempatan tersebut, Danyonkes 1 Marinir juga menyampaikan bahwa Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M.  sebagai Panglima Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU pada Operasi Bantuan Kemanusiaan yang sudah sukses tiga gelombang melakukan proses observasi  ABK  baik di Natuna maupun di Pulau Sebaru, sudah berkordinasi dengan Pemerintah Daerah Natuna dalam hal ini RSUD Natuna untuk bisa menyiapkan ruangan untuk observasi bagi pasien yang di curigai menderita Covid-19, karena dibutuhkan waktu 1 x 24 jam hasil uji di Litbangkes Jakarta untuk bisa menentukan seorang pasien tersebut dinyatakan positif terkena virus atau tidak.

“Guna memastikan penegakan diagnosis Covid-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa uji sampel darah, tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak, dan rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru,” ujarnya.

Pangkogasgabpad (TNI AD, TNI AL,TNI AU) melalui Tim Kesehatan Kogasgabpad menghimbau kepada masyarakat bahwa guna pencegahan Virus Corona diantaranya hindari berpergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung, rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum, hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek, jaga kebersihan benda yang sering disentuh termasuk kebersihan lingkungan.

Untuk diketahui masyarakat luas, penyakit ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendiri (Self Limiting Disease) dengan daya tahan tubuh yang bagus, penyakit ini akan sembuh, jadi masyarakat jangan terlalu panik tetapi harus tetap waspada teehadap penyakit ini.

Pada akhir dialog tadi pagi disarankan juga oleh Danyonkes 1 Marinir kepada Pemda Natuna untuk meliburkan sekolah dua minggu kedepan dan meniadakan pertemuan secara massal, acara-acara yang bersifat berkumpul agar dilarang dulu, semua untuk kebaikan masyarakat luas, karena kalau sudah ada yang terjangkit positif satu orang saja akan menyebar secara luas kalau bertemu di keramaian, yang akan mengakibatkan epicentrum penularan baru di Natuna ini. Selain itu yang perlu diwaspadai adalah pintu-pintu yang masuk dari dan ke Natuna harus di awasi dengan benar, baik di bandara maupun pelabuhan yang sangat rawan lewat orang yang dari Batam dan daerah lain yang dekat dengan Singapura atau Malaysia yang saat ini sudah menjadi negara yang konfirm positif Covid 19.

Sebagai saran ke Pemda Natuna untuk ketat terhadap orang yang baru masuk ke Natuna baik dari bandara maupun pelabuhan, kalau perlu di observasi sendiri di RSUD Natuna selama 14 hari orang tersebut, setelah aman selama 14 hari tidak menunjukkan gejala Covid 19 baru dipulangkan ke keluarganya, sehingga aman baik untuk keluarganya maupun masyarakat sekitarnya. 

 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - TNI terus mengintensifkan pengiriman logistik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari  Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, guna mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa (3/11/2026). Pada hari ini, TNI...
img
Selasa, 03 November 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri rapat Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Harian DPN membahas dinamika keamanan dan...
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...

MEDIA INDONESIA NEWS