bendera

Selasa, 03 November 2026    11:51 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Kemnaker Siap Kelola BLK Milik Pemerintah Daerah Yang Terbengkalai


dee maz,    10 Januari 2020,    11:23 WIB

Kemnaker Siap Kelola BLK Milik Pemerintah Daerah Yang Terbengkalai

Jakarta – MINews : Kementerian Ketenagakerjaan siap mengambil alih dan menerima pengelolaan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota yang  kondisinya terbengkalai dan tidak berfungsi secara optimal dalam menyelenggarakan pelatihan kerja.


"Kami siap menerima pengelolaan BLK milik Pemda yang tidak produktif menghasilkan tenaga kerja terampil karena menganggur lama, selama di bawah kendali Pemda, " ujar Menaker Ida Fauziyah saat menerima Gubernur Riau, Syamsuar; Plt. Disnaker Riau Jonly; dan Sesdisnaker Riau, Zulkifli, di Kemnaker, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Adapun tiga BLK milik Pemprov Riau yang ingin diserahkan pengelolaannya kepada Kemnaker yakni BLK Kota Pekanbaru, BLK kota Dumai, dan BLK kabupaten Rokan Hulu. Penyerahan pengelolaan kepada Kemnaker antara lain disebabkan minimnya anggaran BLK di tiga kabupaten/kota tersebut dan tidak fokusnya materi pelatihan BLK.

"Kemnaker memandang perlu adanya BLK Pusat, minimal satu provinsi di setiap provinsi sebagai pembina. Kami akan bantu meningkatkan kualitas BLK milik pemerintah daerah secara bertahap, " kata Menaker Ida didampingi Dirjen Binalattas, Bambang Satrio Lelono. 


Menurut Menaker Ida, dengan pengambilalihan pengelolaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja BLK dan memberikan manfaat yang maksimal untuk mengurangi pengangguran, serta meningkatkan keterampilan dan kompetensi pekerja di daerah-daerah.

"Bila pemerintah daerah tidak mampu mengelola dan memanfaatkan keberadaan BLK, maka kita siap menampung dan mengambil alih pengelolaan dan aset BLK melalui kesepakatan bersama, serta melalui prosedur yang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Menteri Ida.

Menteri Ida mengungkapkan, banyak BLK UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) milik Pemda yang memerlukan pembenahan menyeluruh.

Beberapa aspek yang harus dibenahi yaitu infrastruktur dan peralatan pelatihan, kuantitas dan kualitas instruktur, metode dan kurikulum pelatihan, serta manajemen pengelolaan BLK itu sendiri.

“Bila kita lihat dari BLK yang ada di daerah selama ini, akibat faktor keterbatasan dana, mereka jadi kurang berkembang. Kalau ada daerah yang menyerahkan ke pusat, ya kami terima. Selama ini BLK di daerah programnya kebanyakan juga dari kementerian, meski kepemilikannya ada di mereka, tapi programnya dari kementerian,” kata Menaker Ida.

Menteri Ida mengakui, anggaran dari Pemda tidak diprioritaskan untuk pengembangan BLK. Sehingga, BLK di daerah menjadi sangat tergantung pada anggaran kementerian. Alhasil, untuk kebutuhan percepatan kompetensi tenaga kerja, ada beberapa BLK yang akan diserahkan kepada pemerintah pusat.

“Kalau pengelolaan BLK itu diserahkan dari Pemda ke Pusat, itu merupakan hak Pemda. Walau bagaimanapun, pusat harus siap menampung dan mengambil alih BLK dan pengelolaannya, “ Menteri Ida.

Hal senada dikatakan Bambang Satrio Lelono. Menurutnya, Kemnaker siap menerima BLK Pekanbaru, BLK Dumai, dan BLK Rokan Hulu, sebagai wujud membantu program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan, dengan menempatkan BLK Pemerintah Pusat di Provinsi Riau.

Namun, lanjut Bambang Satrio, sesuai regulasi yang ada, penyerahan BLK tersebut harus diserahkan ke Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD).

Selanjutnya, DPOD melakukan kajian sebelum diserahkannya tiga BLK tersebut ke Pusat. Termasuk, membentuk tim verifikasi untuk meninjau langsung ke tiga BLK yang barada di Negeri Bumi Lancang Kuning tersebut. "Peninjauan dilakukan untuk melihat peralatan dan aset lainnya termasuk pegawai BLK, " katanya.

Data Kemnaker mengungkapkan, BLK milik pemerintah yang tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 305 unit yang terdiri dari BLK milik Kemnaker, serta BLK milik pemerintah daerah tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota.


banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...

MEDIA INDONESIA NEWS