bendera

Selasa, 03 November 2026    04:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Aliansi Anti Kekerasan Desak Kementerian Hukum Periksa GRIB Jaya Terkait Demo 27 Agustus


Fathan,    07 September 2026,    22:41 WIB

Aliansi Anti Kekerasan Desak Kementerian Hukum Periksa GRIB Jaya Terkait Demo 27 Agustus
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Aliansi Masyarakat Anti Kekerasan dan Premanisme mendesak Kementerian Hukum melakukan pemeriksaan terhadap organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya terkait dugaan keterlibatan sejumlah anggotanya dalam pengamanan aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 yang berujung kerusuhan dan menimbulkan korban jiwa.


Desakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Minggu (6/9). Advokat Ahmad Khozinuddin menilai dugaan keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam tindakan kekerasan terhadap warga sipil, Bambang Setiawan, yang kemudian meninggal dunia, perlu diusut melalui mekanisme hukum.

Menurut Khozinuddin, keberadaan anggota ormas dalam aksi demonstrasi dengan melakukan tindakan seperti menghalau massa, menyuruh peserta pulang, mengejar hingga melakukan penertiban dinilai telah melampaui kewenangan organisasi kemasyarakatan.

"Negara didorong untuk menyelesaikan penertiban melalui aparat penegak hukum agar ormas tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi memicu konflik antar-ormas atau jatuhnya korban jiwa," kata Khozinuddin.


Ia menilai keterlibatan GRIB Jaya dalam melakukan pengamanan aksi 27 Agustus 2026 patut diperiksa karena diduga bertentangan dengan ketentuan Pasal 59 ayat (3) huruf d Undang-Undang Organisasi Kemasyarakatan.

Khozinuddin juga menyoroti status GRIB Jaya yang saat ini telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum. Kondisi tersebut, menurut dia, membuat pemerintah memiliki kewajiban melakukan pengawasan terhadap aktivitas organisasi tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain dugaan kekerasan, Aliansi juga meminta klarifikasi mengenai kehadiran ratusan anggota GRIB Jaya di lokasi demonstrasi. Mereka mempertanyakan penggunaan sejumlah armada truk dan kendaraan pribadi serta dugaan adanya anggota yang membawa bambu.

"Ini perlu dijelaskan. Mengapa ada ratusan anggota, menggunakan armada truk dan kendaraan pribadi, kemudian berada di lokasi aksi dan melakukan tindakan yang menyerupai pengamanan?" ujar Khozinuddin.

Ia menegaskan, jika organisasi masyarakat diberi ruang untuk mengambil alih fungsi pengamanan secara mandiri, kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan persoalan baru serta berpotensi memicu benturan di tengah masyarakat.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum Saud Parulian Nababan. Ia menyatakan kementeriannya akan melakukan pengawasan dengan melibatkan tim terpadu yang terdiri atas sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk menginvestigasi persoalan tersebut.

Saud juga mengingatkan bahwa dugaan tindak pidana merupakan ranah aparat penegak hukum. Karena itu, masyarakat yang memiliki informasi mengenai dugaan tindak pidana maupun korban diminta menempuh jalur hukum melalui kepolisian.

"Kami akan melakukan pengawasan dengan melibatkan tim terpadu dari beberapa kementerian dan lembaga terkait," ujar Saud.

Menurutnya, apabila ditemukan unsur tindak pidana, proses penegakan hukum tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Masyarakat pun dipersilakan melaporkan dugaan pidana kepada kepolisian.

Desakan pemeriksaan terhadap GRIB Jaya tersebut kini menempatkan pemerintah pada posisi penting untuk memastikan aktivitas organisasi kemasyarakatan tetap berada dalam koridor hukum serta tidak mengambil alih kewenangan negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (FF)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS