bendera

Selasa, 03 November 2026    04:25 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


DPRD Bangli Dorong Solusi Komprehensif Atasi Masalah Lalat di Kintamani


Jro Budi,    07 Juli 2026,    10:08 WIB

DPRD Bangli Dorong Solusi Komprehensif Atasi Masalah Lalat di Kintamani
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli segera menghadirkan solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan maraknya lalat di kawasan Kintamani. Menurutnya, penanganan masalah tersebut harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan sektor pertanian dan pariwisata.


Pernyataan itu disampaikan Suastika setelah memperoleh penjelasan bahwa Pemkab Bangli tengah melakukan kajian dan serangkaian diskusi guna mencari solusi atas persoalan yang rutin terjadi setiap tahun tersebut.

"Masalah lalat di Kintamani adalah isu yang tidak bisa kita anggap sepele. Selain berdampak pada kesehatan dan kebersihan masyarakat, hal ini juga dapat memengaruhi citra destinasi wisata kita yang menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Suastika usai rapat paripurna di Kantor DPRD Bangli, Senin (29/6).

Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar penggunaan pupuk kandang mentah menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya populasi lalat di kawasan Kintamani.


Karena itu, menurut Suastika, penyelesaian persoalan tidak cukup hanya melalui penanganan sesaat, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan kelompok petani.

"Kita paham bahwa sebagian besar petani masih mengandalkan pupuk kandang mentah karena dipercaya dapat menghasilkan hasil pertanian yang lebih melimpah. Namun, pola pikir tersebut perlu diubah melalui pendekatan yang tepat serta penyediaan alternatif yang sesuai dengan kebutuhan petani," katanya.

DPRD Bangli, lanjut Suastika, siap mendukung langkah pemerintah daerah yang saat ini tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan solusi. Salah satu opsi yang dibahas ialah penyediaan mesin pengolah pupuk kandang agar limbah ternak dapat diolah sebelum digunakan di lahan pertanian.

Ia menegaskan DPRD juga akan mengawal pengalokasian anggaran untuk pengadaan mesin pengolah pupuk maupun program sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Kami akan memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak merugikan salah satu sektor. Pertanian dan pariwisata harus dapat berkembang secara beriringan karena keduanya merupakan penopang perekonomian masyarakat Bangli," tegasnya.

Suastika mengakui perubahan perilaku masyarakat tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, ia optimistis melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen pemerintah daerah, persoalan lalat di Kintamani dapat ditangani secara berkelanjutan sehingga mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mempertahankan daya tarik pariwisata daerah.(JB)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS