bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Gubernur Jateng Lepas Bantuan Banjir untuk Jakarta, Banten dan Jabar


dee maz,    04 Januari 2020,    20:10 WIB

Gubernur Jateng Lepas Bantuan Banjir untuk Jakarta, Banten dan Jabar

Semarang – MediaIndonesiaNews : Pemprov Jawa Tengah resmi mengirimkan bantuan bencana banjir ke DKI Jakarta Jumat (3/1/2020) malam. Bantuan logistik tahap pertama itu juga diperuntukkan korban bencana di Jawa Barat dan Banten.


Total ada 33 item bantuan logistik yang dikirim. Dari popok, selimut, air minum kemasan, seragam sekolah, tenda, matras, mukena, sarung dan lainnya. Setiap item berjumlah 2000 buah.

Ganjar mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud persaudaraan dan rasa sayang rakyat Jateng pada korban banjir di tiga provinsi tersebut.

Menurut Ganjar, bantuan tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan para korban. Data kebutuhan itu berdasarkan koordinasi BPBD Jateng dengan BPBD DKI Jakarta, Jabar dan Banten.


"Tidak banyak yang kami kirim, tapi insyaallah ini bagian dari saling membantu, rasa sayang, kepedulian dan kekompakan kita antar sesama anak bangsa dan kebiasaan kita antar provinsi dan BPBD jika terjadi bencana, saling tolong menolong," kata Ganjar.

Maka, lanjut Ganjar, relasi ini mesti dipertahankan terus menerus. Selain logistik tersebut, Ganjar juga meminta kantor penghubung Jawa Tengah di Jakarta untuk standby semisal diperlukan dapur umum, posko dan sebagainya.

"Mungkin mereka yang ada di sana termasuk golongan mampu, tapi ini sebagai sesama anak bangsa. Ini bagian awal selanjutnya tim yang diberangkatkan akan standby terus dan memantau apa yang masih bisa kita kirimkan," katanya.

Selanjutnya, bantuan logistik tiga truk tersebut akan dikirim langsung ke kantor BPBD masing-masing. Jadi hubungannya antarpemerintah. Begitu tiba dan dilaporkan, bantuan akan di-BKO-kan kemudian dikirimkan ke masyarakat.

Sementara, untuk tim yang akan berangkat Sabtu (4/1/2020), Ganjar mengatakan jangan sampai merepotkan. Untuk mencukupi kebutuhan keseharian personel harus disiapkan secara mandiri. Sehingga tim yang hadir di sana bisa menjalin komunikasi intens dengan tim BPBD daerah setempat.

"Mereka sangat paham SOP penanggulangan bencana. Tim jangan merepoti. Kalau kita datang membantu kita harus siap menghidupi diri sendiri. Jangan sampai di sana jadi persoalan. umpama ada yang sakit langsung kita tarik dan ganti. Yang tidak memenuhi kualifikasi jangan ikut. Jangan membikin repot. Tugas kita akan menolong jangan sampai malah ditolong," tandasnya.

Untuk relawan, sebanyak 50 personel akan diberangkatkan ke Jakarta. Untuk itu, Ganjar mengatakan agar personel tetap menjaga etika. Jangan sampai menyebar kabar kebencian, terlebih di media sosial.

"Jangan ada yang nyinyir. Tolong kalau nulis di medsos diniati dengan baik," katanya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS