bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Pengiriman Sampah ke TPA Bangli Turun 3 Ton per Hari, DPRD Minta Validasi Data


Jro Budi,    17 April 2026,    18:43 WIB

Pengiriman Sampah ke TPA Bangli Turun 3 Ton per Hari, DPRD Minta Validasi Data
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Penurunan volume pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landih sebesar 3 ton per hari mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Bangli. Komisi I DPRD mengapresiasi capaian tersebut, namun meminta pemerintah daerah memastikan validitas data yang dilaporkan.


Ketua Komisi I DPRD Bangli, Satria Yudha, mengatakan persoalan sampah menjadi isu krusial seiring meningkatnya produksi sampah akibat aktivitas masyarakat, pertumbuhan penduduk, dan perkembangan sektor industri.

“Kapasitas TPA terbatas, sehingga penanganan sampah harus dilakukan secara serius, terencana, dan profesional agar tidak menimbulkan persoalan lebih besar di kemudian hari,” ujarnya kepada awak media, Jumat (17/4).

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk terus meningkatkan inovasi pengelolaan sampah, termasuk memperkuat kolaborasi dengan bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah 3R (TPS3R).


Menurutnya, optimalisasi TPS3R menjadi kunci dalam mengurangi beban TPA. Namun, ia menilai hingga saat ini peran fasilitas tersebut belum berjalan maksimal dan perlu segera ditingkatkan.

Dalam kesempatan itu, Satria Yudha juga memberikan apresiasi atas laporan penurunan volume sampah yang dikirim ke TPA Landih, dengan catatan data tersebut telah melalui proses verifikasi yang akurat.

“Jika benar terjadi penurunan signifikan, tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan pengelolaan sampah berbasis sumber mulai berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bangli, I Putu Ganda Wijaya, menjelaskan bahwa volume sampah yang dikirim ke TPA mengalami penurunan dari 74 ton per hari menjadi 71 ton per hari.

“Penurunan sebesar 3 ton per hari sesuai dengan data yang kami catat dari sampah yang diangkut petugas setiap hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun sampah yang masuk ke TPA masih didominasi oleh sampah organik, terjadi perubahan komposisi karena sebagian telah diolah di tingkat sumber.

“Sampah organik yang masuk ke TPA berkurang, sementara sampah residu meningkat karena proses pengolahan di sumber sudah mulai berjalan,” ujarnya.

DLH menargetkan ke depan hanya sampah residu yang akan dibuang ke TPA, setelah sampah organik dan anorganik selesai dikelola di tingkat masyarakat.

Untuk mendukung upaya tersebut, DLH Kabupaten Bangli juga membentuk tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi pada 2026. Tim ini melibatkan unsur internal pemerintah, tokoh masyarakat, hingga pemerhati pariwisata untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. (JroBudi).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS