bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Bon Jowi Sebut Dokumen Pencalonan Jokowi dari KPU DKI Belum Lengkap


Fathan,    11 April 2026,    13:14 WIB

Bon Jowi Sebut Dokumen Pencalonan Jokowi dari KPU DKI Belum Lengkap
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi (Bon Jowi) menyatakan dokumen pencalonan Presiden Joko Widodo yang diterima dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta masih belum lengkap. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai serah terima dokumen terkait penelusuran dugaan kejanggalan administratif.


Advokat Bon Jowi, Syamsudin Alamsyah, mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen penting tidak ditemukan dalam berkas, termasuk dokumen kesehatan serta ijazah pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

“Kondisi ini dinilai tidak memenuhi standar kelengkapan administratif sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 9 Tahun 2012,” ujarnya, Jum’at (10/4)

Selain itu, pihaknya juga mengidentifikasi sejumlah kejanggalan lain, seperti ketidaksesuaian antara fotokopi dan dokumen asli, tidak adanya tanggal pada beberapa berkas, serta indikasi bagian dokumen yang tidak lengkap. Berdasarkan temuan tersebut, Bon Jowi menilai berkas pencalonan seharusnya tidak memenuhi syarat secara administratif.


Pernyataan serupa disampaikan oleh Leony Lidyah yang menyoroti hilangnya dokumen ijazah di tengah banyaknya berkas yang tersedia. Ia mendesak KPU untuk membuka akses publik terhadap seluruh dokumen pencalonan melalui sistem informasi resmi.

“Transparansi adalah kunci utama dalam proses demokrasi, sehingga data tidak boleh hilang atau dikelola secara tidak akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, jurnalis senior Lukas Luwarso menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait keberadaan dokumen ijazah dari berbagai sumber. Ia mengungkapkan adanya perbedaan informasi antar kantor KPU, termasuk antara KPU Solo dan daerah lainnya.

Menurutnya, perbedaan data tersebut harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang dalam proses pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029.

Sebagai tindak lanjut, Bon Jowi berencana melakukan koordinasi dengan KPU serta pihak perguruan tinggi, termasuk Universitas Gadjah Mada, guna mendalami temuan yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPU maupun pihak terkait lainnya mengenai temuan yang disampaikan oleh Bon Jowi.(FF)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS