bendera

Kamis, 03 September 2026    06:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Kebun Bunga Satgas Yonif 411 Kostrad Jadi Alternatif Wisata Warga Merauke


dee maz,    31 Desember 2019,    12:44 WIB

Kebun Bunga Satgas Yonif 411 Kostrad Jadi Alternatif Wisata Warga Merauke

Merauke – MediaIndonesiaNews : Untuk menikmati suasana hamparan tanaman bunga, warga yang berwisata ke Titik Nol KM Merauke dapat menjadikan kebun bunga Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kout di Kampung Sota, sebagai alternatif pilihan untuk berwisata berfoto serta melihat-lihat bunga dan sayuran yang ditanam.


Demikian disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Senin (30/12/2019).

Dansatgas mengatakan, mengusung konsep taman bunga guna memberikan contoh bercocok tanam dan memotivasi masyarakat perbatasan, lahan kosong yang disulap oleh personel Pos Kout menjadi kebun bunga Laksmi F1 dan sayuran meliputi timun, pare, terong, cabe, labu dan kacang panjang kini tumbuh dengan subur dan menjadi daya tarik bagi setiap orang yang melintas didepannya.

“Hari Minggu (29/12/2019), Ibu Tri Larasati (55) bersama keluarga dan 15 orang rekannya dari Kantor PLN Merauke yang sedang berlibur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ke perbatasan dan Tugu Titik Nol KM Merauke, menyempatkan diri untuk singgah berfoto dan melihat-lihat kebun bunga dan sayuran milik Pos Kout,” ungkapnya.


Menurut Dansatgas, letaknya yang strategis karena berada tidak jauh dari Tugu Titik Nol KM Merauke atau yang sekarang PLBN Sota, menjadikan kebun bunga dan sayur yang ditanam personel Satgas bekerja sama dengan PT Ewindo atau Cap Panah merah, kini dapat dinikmati keindahannya sebagai tempat foto yang berlatar belakang taman bunga dan kebun sayur.

Sementara itu, Wadan Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang mengatakan, taman bunga dan sayur tersebut merupakan inovasi para personel Pos Kout dalam memanfaatkan waktu luangnya dengan hal-hal yang bermanfaat, dengan harapan dapat memotivasi warga di sekitar pos untuk memanfaatkan lahannya supaya lebih produktif dan menghasilkan ekonomi tambahan.

Ibu Tri Larasati (55 th) menyampaikan apresiasinya atas kreatifitas Bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, meskipun dibebani tugas menjaga dari negara namun masih dapat berinovasi untuk merubah lahan kosong jadi taman bunga.

“Bagus dan cocok jika ada taman di perbatasan, menjadikan asri dan indah dilihat, selama saya tinggal di Merauke, ini adalah taman bunga pertama yang ada di dekat Titik Nol KM Merauke, semoga dapat lebih banyak lagi bunganya dan menjadi alternatif wisata di perbatasan,” katanya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS