bendera

Kamis, 03 September 2026    03:26 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


1 Tahun Gerakan Rakyat, Muda Bergerak Tanam Pohon di Padepokan Ciliwung


Fathan,    01 Maret 2026,    11:55 WIB

1 Tahun Gerakan Rakyat, Muda Bergerak Tanam Pohon di Padepokan Ciliwung
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Memperingati satu tahun berdirinya Gerakan Rakyat, komunitas Muda Bergerak menggelar aksi penanaman pohon di Padepokan Ciliwung, Jakarta Timur, Sabtu (28/2). Kegiatan ini mengusung tema “Muda Bersuara, Bumi Terjaga: 1 Tahun Gerakan Rakyat Bersama Muda Bergerak”.


Acara dihadiri Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid. Dalam sambutannya, Sahrin menegaskan bahwa gerakan menanam pohon diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan dapat mendorong lahirnya kebijakan publik yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Kami ingin gerakan menanam pohon ini tidak hanya menjadi gerakan biasa, tetapi juga menjadi dorongan agar isu lingkungan masuk dalam kebijakan publik secara konkret,” ujarnya.

Selain penanaman pohon, peserta juga melakukan aksi sisir sungai dan diskusi ekologis yang membahas persoalan lingkungan di Jakarta. Diskusi menghadirkan Muhammad Aminullah dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta serta Reza, Ketua Kelompok Tani Hutan Laksaru.


Dalam paparannya, Muhammad Aminullah menyoroti minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Ia menilai penurunan luas RTH tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang membuka ruang besar bagi investasi, sehingga memicu alih fungsi lahan.

“Penurunan ruang terbuka hijau tidak bisa dilepaskan dari masuknya kepentingan investasi yang menyebabkan banyak alih fungsi lahan di Jakarta,” katanya.

Ia juga mengkritik distribusi RTH yang dinilai belum merata. Menurutnya, banyak ruang terbuka hijau terpusat di wilayah tertentu, sementara wilayah lain minim akses. Selain itu, pemerintah dinilai lebih mengejar target kuantitas tanpa memperhatikan kualitas dan fungsi ekologisnya.

Sementara itu, Reza menegaskan bahwa ruang terbuka hijau merupakan hak warga kota. Ia menyebut masyarakat berhak menyuarakan protes apabila lahan kosong tidak dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

“RTH adalah hak warga. Ketika ruang kosong tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan dan masyarakat, warga berhak mempertanyakan kebijakan tersebut,” ujarnya.

Reza juga menyoroti masifnya betonisasi di Jakarta yang dinilai tidak lepas dari pendekatan pembangunan berbasis proyek. Menurutnya, model pembangunan tersebut perlu dievaluasi agar lebih berpihak pada keberlanjutan lingkungan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Muda Bergerak berharap peringatan satu tahun Gerakan Rakyat tidak sekadar menjadi momentum refleksi, tetapi juga memperkuat advokasi kebijakan lingkungan yang berkeadilan dan berkelanjutan di ibu kota. (FF)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS