bendera

Minggu, 19 April 2026    15:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Haul Kesepuluh, Shinta Nuriyah Kenang Gus Dur Sebagai Budayawan


dee maz,    29 Desember 2019,    16:49 WIB

Haul Kesepuluh, Shinta Nuriyah Kenang Gus Dur Sebagai Budayawan
Nyai Hj Sinta Nuriyah, istri almaghfurlah KH Abdurrahman Wahid (Foto: NU Online)

Jakarta – MediaIndonesiaNews : NU Online Banyak orang mengenal KH Abdurrahman Wahid sebagai sosok presiden keempat Republik Indonesia dan juga kiai yang begitu memahami beragam pengetahuan Islam.


Di luar kedua itu, tokoh yang akrab disapa Gus Dur itu juga merupakan sosok demokratis, humanis, humoris, bahkan budayawan.

Hal terakhir inilah yang diangkat pada Haul Kesepuluh Gus Dur. "Satu lagi, Gus Dur adalah budayawan. Terbukti dulu pernah menjabat Dewan Kesenian Jakarta," kata Nyai Hj Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid saat memberikan sambutan pada Haul Kesepuluh Gus Dur di Kediamannya di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).

Gus Dur dalam tulisan dan pembicaraannya menyampaikan gagasan dan ide kebudayaannya. Tetapi tidak hanya itu, Nyai Sinta menyebut bahwa laku Gus Dur juga penuh dengan kebudayaan.


"Kebudayaan Gus Dur juga dibuktikan dengan pemikiran gagasan dan laku hidupnya yang konsisten sebagai cermin nilai kemanusiaan," ujar perempuan yang pada 18 Desember 2019 lalu mendapatkan anugerah doktor honoris causa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.

Tradisi dan budaya, lanjutnya, adalah harkat kemanusiaan. Karenanya, bagi Gus Dur, menjaga kebudayaan adalah menjaga kemanusiaan itu sendiri.

Sosok yang pluralis itu juga melakukan gerakan kultural dengan merajut serpihan hati dan retakan kebudayaan agar bisa kembali utuh.

Mengangkat kembali Gus Dur sebagai sosok budayawan ini sangat penting mengingat kondisi kebudayaan saat ini sejak kepulangan Gus Dur terus mengalami pembrangusan, seperti pelarangan upacara adat, penghancuran patung, dan sebagainya. Terlebih hal itu dilakukannya atas nama agama.

"Kondisi ini telah membuat bangsa ini defisit tradisi," ujar perempuan kelahiran Jombang, 8 Maret 1948 itu.

Oleh karena itu, katanya, ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga kebudayaan. "Tanpa kebudayaan, manusia tidak lagi menjadi manusia," katanya.

Haul, menurutnya, merupakan momentum penting dalam menjaga rajutan budaya dan agama yang telah dilakukan para pendahulu.

Dengan haul, ada silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen bangsa.

"Kita bisa keluar dari kepengapan budaya selama ini terjebak dalam kotak keyakinan. Haul ini mempererat tali silaturahmi," pungkasnya.


banner
NASIONAL
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Silaturahmi Nasional Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto menghadiri acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Dharma Pertiwi yang mengusung tema

MEDIA INDONESIA NEWS