bendera

Kamis, 03 September 2026    04:23 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Jalan Penatahan–Juuk Bali Jebol, Komisi III DPRD Bangli Soroti Lemahnya Perencanaan Proyek


JroBudi,    15 Januari 2026,    22:01 WIB

Jalan Penatahan–Juuk Bali Jebol, Komisi III DPRD Bangli Soroti Lemahnya Perencanaan Proyek
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Jebolnya ruas jalan penghubung Penatahan menuju Dusun Juuk Bali, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, menuai sorotan tajam dari Komisi III DPRD Bangli. Kerusakan infrastruktur tersebut diduga kuat akibat lemahnya perencanaan teknis dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan.


Jalan Penatahan–Juuk Bali Jebol, Komisi III DPRD Bangli Soroti Lemahnya Perencanaan Proyek

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Nengah Darsana, menyampaikan hal itu usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Kamis (15/1). Menurutnya, ambruknya jalan yang dibangun di atas alur sungai mati tersebut merupakan indikasi nyata kesalahan perencanaan sejak awal.

“Ini jelas perencanaannya kurang baik. Jalan itu tidak dilengkapi gorong-gorong atau sistem drainase yang memadai. Ketika hujan turun, air langsung menggerus dan merongrong struktur jalan,” ujar Darsana kepada awak media.

Ia menyayangkan proyek yang menghabiskan anggaran besar justru tidak dibarengi dengan kualitas pembangunan yang memadai. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan dalam proyek infrastruktur di Kabupaten Bangli.


Komisi III DPRD Bangli, lanjut Darsana, berencana segera menggelar rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangli guna meminta penjelasan sekaligus mengevaluasi sejumlah proyek infrastruktur lainnya.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terus berulang. Kalau perencanaannya keliru, sebesar apa pun anggaran yang digelontorkan tetap akan sia-sia,” tegasnya.

Darsana menekankan bahwa setiap pembangunan infrastruktur di Bangli harus memperhitungkan kondisi geografis daerah yang tergolong rawan bencana. Tanpa kajian teknis yang matang, pembangunan dinilai tidak akan efektif dan justru menimbulkan pemborosan anggaran akibat perbaikan berulang.

Menurutnya, penambahan anggaran untuk perencanaan yang lebih baik jauh lebih rasional dibandingkan harus menanggung biaya perbaikan akibat kerusakan dini.

Kasus jebolnya ruas jalan Penatahan–Juuk Bali ini menjadi pengingat penting akan perlunya perencanaan teknis yang komprehensif dan pengawasan ketat dalam setiap proyek pembangunan. DPRD Bangli menegaskan komitmennya untuk mendorong agar proyek infrastruktur ke depan dilaksanakan secara profesional, berkualitas, dan berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (JroBudi).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS