bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Pansus TRAP DPRD Bali Segel 13 Bangunan Pariwisata di Jatiluwih: Diduga Langgar Aturan Sawah Dilindungi


JroBudi,    07 Desember 2025,    21:29 WIB

Pansus TRAP DPRD Bali Segel 13 Bangunan Pariwisata di Jatiluwih: Diduga Langgar Aturan Sawah Dilindungi
istimewa

Tabanan-Mediaindonesianews.com: Langkah tegas ditempuh Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset Daerah (TRAP) DPRD Bali saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Selasa (2/12). Sebanyak 13 bangunan akomodasi pariwisata resmi ditutup sementara setelah ditemukan melanggar ketentuan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).


Penutupan dilakukan dengan pemasangan garis satpol pp line di tiga titik bangunan sebagai tanda penghentian sementara aktivitas. Pansus TRAP menyebut pelanggaran tata ruang di kawasan Jatiluwih — yang merupakan Warisan Budaya Dunia (WBD) UNESCO — sudah pada tahap mengkhawatirkan sehingga memerlukan tindakan cepat.

Selain melakukan penyegelan, Pansus juga menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan area suci dan aliran subak milik desa adat yang diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi.

“Untuk laporan ini akan segera kami panggil pihak terkait agar jelas kepada siapa hak itu semestinya diberikan,” ujar salah satu anggota Pansus TRAP saat diwawancarai usai sidak.


Pansus menegaskan bahwa sanksi tegas harus diberikan untuk memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang mengabaikan aturan.

“Para pengusaha yang tidak mengindahkan regulasi wajib diberikan sanksi ekstra. Kami turun untuk memastikan tata ruang Bali tetap terjaga dan keindahannya tidak dirusak aktivitas yang tidak sesuai aturan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengeluarkan surat pemanggilan kepada tiga pemilik restoran di kawasan Jatiluwih pada Jumat (5/12/2025). Ketiga usaha yang dipanggil adalah Pondok Makan Sunari Bali, Restoran Gong Jatiluwih, dan Green Point Coffee and Restaurant. Pemilik usaha diminta hadir pada Senin, 8 Desember 2025, untuk memberikan klarifikasi terkait kelengkapan perizinan.

Satpol PP dan Pansus TRAP mengajak seluruh masyarakat turut menjaga kelestarian alam, keberlanjutan subak, serta kawasan sawah Jatiluwih yang memiliki nilai budaya dunia. “Kawasan ini bukan hanya milik Bali, tetapi milik dunia. Kita semua wajib menjaga,” ujar Dharmadi.

(JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS