bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


DPRD Bangli Soroti Pemborosan PBI, Warga Meninggal Masih Dibayari


JroBudi,    19 November 2025,    08:17 WIB

DPRD Bangli Soroti Pemborosan PBI, Warga Meninggal Masih Dibayari
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Dugaan pemborosan anggaran daerah mencuat setelah DPRD Bangli menemukan data penerima Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak valid. Dalam temuan tersebut, sejumlah warga yang sudah meninggal dunia masih tercatat aktif sebagai penerima dan iurannya tetap dibayarkan melalui APBD.


Masalah ini mencuat dalam rapat resmi di kantor Bupati Bangli pada Jumat (14/11) dan kembali ditegaskan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, pada Selasa (18/11).

“Anggaran kewalahan karena yang sudah meninggal masih dibayari,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga menemukan sejumlah penerima PBI yang sebenarnya mampu secara ekonomi, bahkan tercatat memiliki asuransi swasta, namun tetap masuk dalam daftar penerima bantuan iuran. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk pemborosan anggaran yang seharusnya dialokasikan kepada warga miskin dan tidak mampu.


Ketut Suastika menilai persoalan data ini berdampak langsung pada kemampuan daerah membayar iuran PBI untuk tahun 2025. Bangli harus menyiapkan anggaran Rp 47 miliar setiap tahun, namun nilai transfer dari pemerintah pusat justru cenderung menurun.

“Jika datanya tidak dibenahi, anggaran akan habis untuk orang yang sebenarnya tidak berhak,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra juga telah mengingatkan pentingnya validasi data dan integrasi sistem antarinstansi, termasuk dorongan kepada para pengusaha agar memenuhi kewajiban membayar JKN bagi karyawan sehingga beban APBD tidak terus meningkat.

DPRD Bangli meminta agar penganggaran 2026 dilakukan berdasarkan data yang akurat dan terverifikasi. Dewan juga mendesak Pemkab Bangli melakukan audit menyeluruh serta verifikasi ulang terhadap seluruh penerima PBI untuk memastikan alokasi anggaran tepat sasaran.

Hingga kini, belum ada angka pasti mengenai total kerugian anggaran akibat data yang tidak akurat tersebut. Namun DPRD menegaskan komitmennya untuk mengawal perbaikan sistem dan memastikan dana publik digunakan sesuai prioritas masyarakat yang membutuhkan. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS