bendera

Selasa, 03 November 2026    07:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


PPP Harus Dikembalikan ke Fusi 1973 untuk Menjaga Marwah Partai


Tim Red,    30 September 2025,    21:06 WIB

PPP Harus Dikembalikan ke Fusi 1973 untuk Menjaga Marwah Partai
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menjadi perhatian publik menjelang muktamar. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA, menegaskan bahwa jalan penyelamatan bagi PPP adalah dengan mengembalikan partai ke khitah fusi 1973, saat NU, Parmusi, PSII, dan Perti melebur menjadi satu kekuatan politik Islam.


Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/9), Husnan menyampaikan bahwa PPP saat ini tengah menghadapi krisis identitas akibat konflik internal, dualisme kepemimpinan, serta dominasi elite tertentu. Kondisi ini dinilai menjauhkan PPP dari semangat kolektif dan musyawarah yang menjadi dasar kelahirannya.

“PPP ini bukan milik segelintir elite, bukan pula warisan untuk diperebutkan kelompok tertentu. PPP adalah amanah sejarah dari umat Islam Indonesia. Jika kita mengkhianati semangat fusi 1973, maka kita sedang mengkhianati umat,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh kader agar menjadikan muktamar sebagai momentum rekonsiliasi, bukan ajang pertarungan. “Gunakan momentum muktamar untuk bersatu, bukan bertarung. Jangan pilih pemimpin karena kepentingan sesaat, pilihlah pemimpin dengan nurani yang tulus. Mari kita tegakkan kembali marwah PPP demi umat dan bangsa,” ujarnya.


Lebih jauh, Husnan menilai pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala negara, dapat memberikan saran konstruktif untuk menyelesaikan dualisme kepemimpinan di tubuh PPP. Menurutnya, PPP adalah warisan umat dan bangsa, bukan milik kelompok tertentu.

“PPP akan besar jika kembali ke khitah. Jika kita lupakan fusi 1973, maka PPP hanya akan menjadi sejarah. Tapi jika kita rawat dan jaga, insya Allah PPP akan menjadi masa depan umat,” pungkas Husnan.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS