bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


PPP Dinilai Perlu Ketua Umum Reformis, Nama Prof. Husnan Bey Fananie Menguat Jelang Muktamar


Tim Red,    22 September 2025,    06:54 WIB

PPP Dinilai Perlu Ketua Umum Reformis, Nama Prof. Husnan Bey Fananie Menguat Jelang Muktamar
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menjelang muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), wacana pembaruan kepemimpinan kian mengemuka. Sejumlah kader dan pengamat menilai partai berlambang Ka’bah ini membutuhkan figur ketua umum yang mampu melakukan reformasi mendasar, bukan sekadar “asal bapak senang”.


Salah satu nama yang mulai banyak disebut adalah Prof. Dr. Husnan Bey Fananie. Tokoh yang dikenal sebagai akademisi sekaligus politisi berpengalaman ini disebut-sebut memiliki kombinasi kapasitas intelektual dan jam terbang politik yang dibutuhkan PPP untuk bangkit pasca–Pemilu 2024.

“Husnan Bey Fananie bukan sosok baru di PPP. Pengalamannya sebagai anggota DPR dan berbagai jabatan strategis partai menunjukkan pemahaman mendalam atas dinamika politik nasional maupun internal PPP,” ujar James Doni Kurniawan, peneliti partai politik, dalam analisis tertulisnya, Minggu (21/9).

Menurut James, latar belakang akademik Husnan memberikan modal intelektual yang kuat.


“Kepemimpinan berbasis data dan nalar sangat dibutuhkan agar PPP mampu merumuskan strategi yang relevan dan adaptif di era politik yang semakin kompleks,” katanya.

Namun, tantangan yang dihadapi tidak ringan. PPP dinilai harus menjalani transformasi total untuk meremajakan citra, menarik pemilih muda, dan kembali ke akar perjuangan pro-umat. Ketua umum baru juga harus mampu meredam friksi dan menjadi pemersatu seluruh faksi yang kerap menjadi sumber perpecahan internal.

“Pertanyaan utamanya, sejauh mana Husnan bisa merangkul semua pihak dan berkomitmen melakukan reformasi fundamental,” kata James.

Muktamar PPP yang dijadwalkan akhir tahun ini akan menjadi ajang penentuan arah partai. Figur ketua umum yang terpilih diharapkan mampu membawa PPP kembali solid dan relevan di panggung politik nasional.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS