bendera

Kamis, 03 September 2026    06:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Delapan Kecamatan Limapuluh Kota Terdampak Banjir dan Longsor


dee maz,    22 Desember 2019,    18:37 WIB

Delapan Kecamatan Limapuluh Kota Terdampak Banjir dan Longsor

Lima Puluh Kota – MediaIndonesiaNews : Akibat intensitas curah hujan yang tinggi dari tanggal 19 sd 21 Desember 2019 pada jam 19.00 sd 15.00 WIB menyebabkan banjir dan longsor menerjang 8 Kecamatan di  Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat.


Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Kapur IX, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kecamatan Akabiluru, Kecamatan Guguak, Kecamatan Payakumbuh, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Kecamatan Harau.

Bencana banjir dan longsor menyebkan beberapa badan jalan retak-retak dan putus, rumah tertimbun longsor, dan rumah warga terendam.

Longsor di Nagari Koto Alam, Kec Pangkalan Koto Baru menyebabkan sebagian badan jalan retak-retak sepanjang lebih kurang 60 meter, 4 rumah amblas, dan 6 KK (8 jiwa) terdampak.


Longsor dan banjir di Nagari Koto Tua, Kec. Kapur IX menyebabkan jalan yang menghubungkan Lubuk Alai – Koto Lamo putus total, 4 unit rumah rusak dan 800 KK terisolasi. Pada hari Sabtu tanggal 21 -12-2019 sudah pulih kembali  sehingga masyarakat tidak terisolasi lagi.

Longsor di Nagari Suayan, Kec, Akabiluru menyembakan tebing jalan longsor dan menimbun badan jalan, dan juga mengancam 6 KK, serta menyebabkan 2 unit rumah rumah terendam.

Saat ini banjir sudah surut dan jalan sudah dapat dilalui lagi. Banjir juga terjadi di Nagari Sarial Laweh yang menyebaban amblasnya tebing sungai dan mengancam 8 KK (25 jiwa) penduduk di sekitarnya.

Longsor juga terjadi Nagari Simpang Sugiran, Kec. Guguak menyebabkan rumah warga an. Lebayam (80 tahun) tertimbun material longsor dan menimbun badan jalan. Saat ini sudah tertangani dan jalan sudah bisa dilewati.

Banjir terjadi di Nagari Piobang, Kec. Payakumbuh dan menyebabkan 3 rumah warga terendam. Saat ini banjir sudah surut.

Banjir juga terjadi di Nagari Balai Panjang, Kec. Lareh Sago Halaban dan menyebabkan rumah 190 KK terendam. Saat ini banjir sudah surut.

Banjir juga menimpa Nagari Sarilamak dan Taram, Kec. Harau yang menyebabkan beberapa rumah warga terendam. Saat ini banjir sudah surut.

Petugas gabungan dari BPBD dan OPD terkait, TNI, POLRI, warga dan lainnya sudah turun ke lapangan untuk melakukukan kaji cepat, pembersihan, penimbunan jalan dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Saat ini banjri sudah surut dan beberapa ruas jalan yang tertimbun material longsor sudah dapat dilewati.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS