bendera

Kamis, 03 September 2026    06:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Menko PMK Dan Gubernur Jabar Launching Buku 30 Penulis Perempuan Hebat


dee maz,    21 Desember 2019,    21:52 WIB

Menko PMK Dan Gubernur Jabar Launching Buku 30 Penulis Perempuan Hebat

Kota Bandung - MediaIndonesiaNews : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan peluncuran buku '30 Penulis Perempuan Hebat : Pok Pek Prak Endang Caturwati di Tatar Sunda, Perempuan Indonesia Dulu dan Kini Membangun Kecerdasan Bangsa di Bumi Nusantara', Sabtu (21/12/19).


Acara peluncuran yang berlangsung di Kantor Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Kota Bandung, itu masuk dalam rangkaian peringatan Hari Ibu nasional yang jatuh setiap 22 Desember.

Melalui peluncuran buku tersebut, Ridwan Kamil mengatakan bahwa terbitnya sebuah buku yang ditulis oleh 30 perempuan hebat menandakan besarnya perhatian dan kepedulian terhadap perempuan.

"Hari ini terbit sebuah buku yang ditulis oleh 30 perempuan hebat yang menandakan di Jabar kepedulian terhadap perempuan sangat luar biasa," kata Emil --begitu Ridwan Kamil disapa.


Emil pun menyebutkan sejumlah tokoh perempuan Jabar yang kini menempati posisi strategis di lembaga pendidikan, yakni Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., Rektor Institut Teknologi Bandung Prof. Reini Wirahadikusumah MSCE, Ph.D., dan Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S. Sen., M. Hum.

"Ini menandakan kami punya budaya memberikan kesempatan besar kepada peran perempuan selama kompetensi dan prestasinya memungkinkan," tutur Emil.

Pun terinspirasi dari kiprah pahlawan perempuan asal Jabar yaitu Dewi Sartika, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar mendirikan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) sebagai upaya untuk memberdayakan dan memperkuat kaum perempuan.

Emil mengatakan, sekolah yang telah mewisuda 2.700 orang ini bertujuan demi mewujudkan kemandirian ekonomi, ketahanan keluarga, dan menjadi penggerak sosial.

"Sekoper Cinta itu output-nya kemandirian ekonomi, kita beri modal juga, lalu ketahanan keluarga, ketiga menjadi penggerak sosial di RT-RW-nya," ucap Emil.

Sementara itu, peluncuran buku tentang kiprah 30 penulis perempuan hebat juga diapresiasi oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Dia menilai, buku tersebut menandai adanya kebangkitan baru kaum perempuan di Indonesia setelah puluhan tahun kurang terlihat kiprahnya.

Muhadjir pun berharap peluncuran buku tersebut juga dilakukan oleh dareah dan paguyuban lainnya di Indonesia. "Saya sangat apresiasi kalau ini bisa dilakukan di provinsi dan paguyuban lainnya di Indonesia," ujarnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS