bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Reses di Galengan, PKB Perkuat Basis Politik Lewat Aspirasi dan Konsolidasi


AndiZ,    19 Agustus 2025,    09:22 WIB

Reses di Galengan, PKB Perkuat Basis Politik Lewat Aspirasi dan Konsolidasi
istimewa

Blora-Mediaindonesianews.com: Anggota DPRD Kabupaten Rembang dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kecamatan Sale dan Pamotan, Joko Suwito, menggelar reses masa persidangan III tahun 2025–2026 di Desa Galengan. Agenda yang berlangsung Senin (18/8) itu tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga menjadi sarana pendidikan politik dan konsolidasi partai, dengan menghadirkan Sekretaris DPC PKB Rembang, Ahmad Najieh.


Puluhan warga dari berbagai unsur hadir, mulai dari tokoh agama, perangkat desa, pemuda, hingga kelompok perempuan. Beragam persoalan disampaikan, mulai dari akses infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi lokal.

Menurut Joko Suwito, reses menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen.

“Kami tidak hanya mencatat keluhan, tetapi juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa politik adalah sarana memperjuangkan kesejahteraan bersama. Politik tidak boleh dipandang negatif,” tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Rembang, Ahmad Najieh, menegaskan bahwa PKB memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendekatkan diri dengan rakyat.

“PKB lahir dari rahim masyarakat, terutama kultur pesantren dan kaum nahdliyin. Reses seperti ini adalah ruang menjaga silaturahmi politik, menyerap aspirasi, dan menguatkan basis dukungan,” ujarnya.

Najieh juga menekankan pentingnya pendidikan politik agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam politik transaksional.

“Semakin cerdas pemilih, semakin sehat demokrasi kita. Politik uang harus kita lawan bersama,” tambahnya.

Selain menyerap aspirasi, agenda ini juga dimanfaatkan untuk konsolidasi antara DPRD, partai, dan masyarakat. Menurut Joko Suwito, konsolidasi yang solid akan memudahkan perjuangan aspirasi rakyat di DPRD sekaligus memperkuat posisi PKB sebagai partai berbasis akar rumput.

“PKB selalu hadir bersama masyarakat, bukan hanya saat pemilu. Konsolidasi yang kita bangun hari ini adalah ikhtiar agar suara rakyat benar-benar tersalurkan,” kata Joko.

Reses tersebut menegaskan strategi PKB dalam memperkuat loyalitas basis pemilih melalui pendidikan politik dan konsolidasi. Di tengah persaingan politik yang semakin ketat, langkah ini diyakini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan sekaligus penguatan elektoral PKB di Kabupaten Rembang. (andiZ)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS