bendera

Kamis, 03 September 2026    05:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Sengketa Bendesa Adat Selat, Warga Desak DPRD Bangli Intervensi


JroBudi,    23 Juni 2025,    20:03 WIB

Sengketa Bendesa Adat Selat, Warga Desak DPRD Bangli Intervensi
Warga Desak DPRD Bangli Intervensi

Bangli-MediaIndonesianews.com: Polemik dualisme kepemimpinan yang terjadi di Desa Adat Selat, Susut, Bangli sejak 2015 dibawa ke Gedung DPRD Bangli. Ratusan warga datang menghadiri pertemuan yang dihadiri Ketua DPRD I Ketut Suastika, Wakil Ketua I Komang Carles, Majelis Madya Desa Adat (MMDA), PHDI, dan pihak terkait lainnya sempat diwarnai ketegangan, Senin (23/6),


Sengketa Bendesa Adat Selat, Warga Desak DPRD Bangli Intervensi

Permasalahan berawal dari terpilihnya I Ketut Pradnya sebagai Bendesa Adat melalui SK Majelis Agung Provinsi Bali sedangkan kubu Nengah Mula terus mempersoalkan proses pemilihan tersebut, ketegangan kembali meningkat setelah terjadi pemilihan bendesa baru yang hanya melibatkan 150 warga yang terdaftar (krama ngarep).

Akibatnya kubu Nengah Mula menolak hasil pemilihan tersebut dan menuntut agar seluruh kepala keluarga (krama) diberikan hak suara dalam pemilihan Bendesa Adat. Mereka juga meminta agar aturan adat (awig-awig) yang mengatur pemilihan Bendesa diubah, agar semua kepala keluarga dapat berpartisipasi.

Menurut Wayan Setiem, salah satu perwakilan warga menyebutkan bahwa awig-awig tersebut dibuat terburu-buru saat Desa Selat mengikuti lomba Desa Adat pada 1990 dan kini dinilai tidak relevan lagi.


Sengketa Bendesa Adat Selat, Warga Desak DPRD Bangli Intervensi

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika mengungkapkan bahwa DPRD tidak bisa mencampuri otonomi desa adat. Namun, ia mengharapkan MMDA Kabupaten Bangli untuk sementara menunda pelantikan Bendesa Adat yang baru agar tidak memperkeruh situasi. 

Ia juga menunggu arahan dari Bupati Bangli untuk mencari solusi terbaik.

Dalam pertemuan di DPRD Bangli tersebut belum menghasilkan kesepakatan, inronisnya pernyataan  Sekretaris MMDA dan Petajuh I MMDA yang dinilai tidak sesuai fakta oleh warga menambah memperparah situasi saat pertemuan. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS