bendera

Kamis, 03 September 2026    06:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


GTI se Provinsi Bali Intensifkan Pemantauan Praktik Korupsi


ips,    16 Desember 2019,    18:27 WIB

GTI se Provinsi Bali Intensifkan Pemantauan Praktik Korupsi

Bali – MINews.com: Plt Ketua DPD Garda Tipikor Indonesia (GTI) Provinsi Bali Pande Mangku Nyoman Rata mengingatkan kepada pengurus dan anggota DPC GTI seluruh kabupaten/kota se Provinsi Bali lebih intens menelusuri kinerja aparat, terutama yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).


Penekanan ini menyusul munculnya pelbagai ‘gerak-gerik’ banyak pihak yang potensial melemahkan langkah-langkah pencegahan dan pemberantsan korupsi oleh KPK dan penegak hukum lainnya.

‘’Kita harus lebih serius memelototi perilaku pihak-pihak yang memungkinkan melakukan tindakan pidana korupsi. Jika memang terindikasi dan ada dugaan praktik korupsi, baik langsung dan tak langsung, segera koordinasikan dengan aparat penegak hukum, baik kepolisian atau kejaksaan," tegasnya di Denpasar, Bali, Jum’at (11/10).

Pande Mangku menengarai, polemik KPK dan DPR RI, membuat para koruptor sedikit kegirangan, karena mereka mendapatkan celah bawah tindakan yang dilakukan (korupsi) akan lebih leluasa dan ia juga mengingatkan kepada anggotanya se Provinsi Bali agar bekerja keras dan berperan aktif memberantas korupsi, karena kapan pun, korupsi masih menjadi musuh bangsa.


‘’Namun ingat, kita wajib mengedepankan asas praduga tak bersalah. Jika ada indikasi penyalahgunaan keuangan negara, laporkan atau bersurat ke penegak hukum, jangan biarkan koruptor menari di tengah konflik KPK dan DPR’’ tegasnya.

Terkait makin bertambahnya politisi Bali tersangkut dalam kasus korupsi, Pande Mangku sangat menyayangkan. Menurutnya, di mata orang Bali, korupsi yang dilakukan para politisi asal Bali, seperti umumnya, tak hanya merugikan keuangan Negara, namun juga merugikan citra baik masyarakat Bali.

Selama ini masyarakat nusantara bahkan dunia,  tahu bahwa orang Bali terkenal karena berprilaku sopan, berkarakter polos, ramah, positif, dan jujur tapi, dengan adanya politisi asal Bali yang kena kasus korupsi, maka kejujuran orang Bali jadi ternodai dan tercederai oleh orang Bali sendiri,’’ jelasnya.

Oleh karena itu, Pande Mangku mengingatkan, para pejabat asal Bali baik yang duduk di DPR RI, DPD, atau eksekutif hingga pengusaha, jangan mencoreng citra Bali.

‘’Pejabat dari Bali ini tak hanya harus menjaga keuangan Negara agat tepat guna, juga membawa amanah untuk selalu jujur dan menjaga martabat masyarakat Bali di mata Indonesia dan dunia. Intinya, jangan korupsi. Itu saja,’’ pungkasnya.(ips)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS