bendera

Selasa, 03 November 2026    07:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Ketua PN Jakpus Dr Yanto SH, MH : "Mudahkan Masyarakat Dengan Teknologi Modern"


Lina,    11 Desember 2019,    17:31 WIB

Ketua PN Jakpus Dr Yanto SH, MH :

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), Dr Yanto SH MH mendorong kepada seluruh jajaranya untuk memanfaatkan teknologi modern demi terwujudnya peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan demi memudahkan para pencari keadilan dan masyarakat.


"Sesuai dengan motto "SMART E3, Sederhana, Murah, Akuntable, Responsif, Transparan, Efektif, Efisien dan Ekonomis," ujar Dr Yanto kepada wartawan usai memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Senin (9/12/2019) di Halaman Taman Silaturahmi PN Jakpus.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi yang menjadi upaya untuk berkesinambungan. Peradilan modern berbasis IT,  membangun sistem teknologi yang tujuannya untuk sosialisasi kebijakan Mahkamah Agung (MA) untuk mempermudah para pencari keadilan dan masyarakat agar bisa termudahkan.

Dr Yanto menjelaskan, hampir semua unit kerja di PN Jakpus telah ditransformasikan secara digital baik dibidang teknis maupun non teknis  seperti  sudah dipasang videotron, surat menyurat juga dan para aparat kepolisian maupun kejaksaan dengan  mudah minta ijin sita, ijin geledah atau perpanjangan penahanan.


Selain videotron dan surat menyurat, ada juga real on, adalah aplikasi absen persidangan untuk para pihak yang berperkara. Jadi kalau para pihak itu mendaftar, nantinya akan dikasih pasword oleh para petugas untuk absen persidangan," jelas Dr Yanto yang juga sebagai Dalang Wayang, olahraga dan Dosen diberbagai perguruan tinggi.

Kegunaan real on, misalnya para pihak, seperti penggugat sudah datang, lalu dia absen. Karena dia sudah absen, tergugat, majelis hakim dan panitera akan mengetahui bahwa salah satu pihak sudah hadir. Otomatis lawannya pun akan tahu. Karena lawannya sudah hadir maka dia akan cepat-cepat hadir juga.

"Tak kala tergugat akan hadir, secara otomatis panitera akan mengetahui sudah lengkap. Selanjutnya panitera akan mencari antrian sidang. Setelah mendapatkan nomor sidang, panitra akan memberitahukan kepada majelis dan para pihak untuk bersidang. Itulah real on, terangnya.

Selain itu, di PN Pusat juga  saat ini sedang membangun aplikasi teleconference, yang bertujuan sebagai sarana atau alat bagi para saksi yang tidak bisa hadir di pengadilan, dengan alasan yang sah.

Misalnya lagi di luar negeri, atau jauh tempat tinggalnya seperti di Aceh, Papua dan lainnya. Ketidakhadiranya dalam kesaksiannya bisa dilihat dan didengarkan melalui teleconference tersebut, seraya mengatakan untuk teleconference, hanya  tiga yang sudah siap. Seperti dua ruang sidang yang besar ruangannya dibawah   dan satu ruang sidang anak.

“Adapun terkait perkara di pengadilan kan sifatnya hanya menunggu perkara untuk disidangkan. Kalau ada perkara pasti disidangkan,” jelas Dr Yanto.

Kalaupun tidak ada, kami para hakim hanya menunggu, entah dari kepolisian dilanjutkan kejaksaan serta harus diingat kami bekerja secara independent tidak condong kesana kemari dan pokok intinya demi tegakan hukum dan keadilan yang hakiki.

Adanya masalah dipersidangan ditunda tunda ya itu dari jaksanya, sifat hakim hanya menunggu dari jaksa. Kalaupun dari Hakim mungkin jadwal sidang yang bersamaan kalaupun tidak hadir, harap dimaklum hakim kan manusia biasa, tuturnya.

Adapun mengenai persidangan Tipikor, KPK, Pidsus, Alhamdulillah sudah mulai membaik "Tepat Waktu", tapi kalau khusus Pidum emang tidak dipungkiri terjadi molor jadwal sidang. Tapi itu terjadi seperti yang diterangkan tadi.

Bicara masalah korupsi sungguh menyayat hati dan sudah sangat mengkhawatirkan di tanah air ini, ungkapnya.

Tidak hanya membahas aplikasi berbasis teknologi modern tersebut, Dr Yanto juga membangun rohani, untuk para hakim, pencari keadilan dan masyarakat umum untuk dapat selalu bersujud syukur kepada sang pencipta, dengan dibangunnya Masjid Al Hikmah yang indah dan  dikelilingi Taman Silaturahmi yang sejuk bagaikan Taman Surga, meski taman ini belum diresmikan secara sah. Karena masih ada yang belum terselesaikan pekerjaanya.Tapi sudah kami  nyatakan dibuka  untuk umum tandasnya (ist/LN)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS