bendera

Selasa, 03 November 2026    05:46 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Kuasa Hukum PT. AI Berencana Gugat OJK Terkait Disidik lagi Kasus Multi Level Marketing


di maz,    14 November 2019,    19:55 WIB

Kuasa Hukum PT. AI Berencana Gugat OJK Terkait Disidik lagi Kasus Multi Level Marketing

Jakarta – MINews.com : Terkait dengan disidiknya kembali kasus bisnis Multi Level Marketing (MLM) atas tersangka Direksi PT Amoeba Internasional (AI) oleh Polres Lumajang, Jawa Timur, kuasa hukumnya, M Solihin HD, SH,MH, berencana menggugat Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


"Kita akan menggugat OJK atas dilarangnya PT. Amoeba menjalankan usahanya di bidang perdagangan jaringan atau MLM. Seharusnya kalau memang sistem jaringan atau MLM tidak diperbolehkan, ya semua usaha jaringan MLM bubarkan juga dong. Jadi jangan pilih kasih di sini” kata M. Solihin.

Sebelumnya penyidik menerima pengaduan dari beberapa orang yang merasa di iming-imingi oleh PT. AI seakan investasi bodong sehingga bisa menjadi kasuistik. Diketahui PT AI adalah yang beraviliasi dengan PT. QNet.

“PT AI menjual produk-produk dari dari PT. QNet ke masyarakat melalui jaringan MLM, jadi bukan usaha bentuk investasi atau investasi bodong atau money game, OJK sudah menyatakan PT. QNet legal, ijin perdagangan ada, tapi, kenapa tiba-tiba OJK membuat surat yang dasarnya melarang PT AI beroperasi dengan alasan temuan di lapangan yang terjadi di Lumajang," ucapnya.


Beberapa waktu lalu para Direksi dan Komisaris PT AI, Gita Hartanto dan 11 orang lainnya dkk ditetapkan sebagai tersangka. Dan ketika perkara ini disidik para perbuatan para tersangka dinyatakan sebagai tindak pidana. Nah, kalau sudah demikian apa alat bukti permulaan yang cukup.

Kepada wartawan di Jakarta, kemarin, Solihin, selaku kuasa hukum direksi PT AI, Gita Hartanto mempertanyakan apa dasar hukumnya kasus ini disidik kembali ? Sebab sesuai undang - undang yang berlaku untuk dapat menetapkan orang sebagai tersangka harus ada dua alat bukti permulaannya, pertama keterangan saksi, siapa saksinya, kedua keterangan saksi ahli, ahli mana yang menerangkan berbeda.

Ia mengaku heran karena kasus ini sebelumnya sudah ditangani oleh Penyidik Polda Jatim, namun akhirnya di terbitkan surat penghentian, copy suratnya diperlihatkan, pada 2018 bahkan Mabes Polri sempat juga menangani juga dengan hasil yang sama tidak ada unsur pidana dan penyelidikan dihentikan atau SP3.

Sehubungan dengan penetapan tersangka ini, beberapa waktu lalu dilakukan penggeledahan dan penyitaan oleh petugas. Hal ini merupakan pengembangan kasus QNet di Lumajang dan Madiun, yang kemudian mengarah pada PT AI Kediri yang diduga melakukan penipuan berkedok bisnis MLM di Lumajang.

Sementara Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan, Qnet ini merupakan entitas yang menjalankan bisnis multi level marketing (MLM). “Produk yang mereka tawarkan adalah alat kesehatan. Modusnya diduga mengarah ke skema piramida,” katanya. (Ips)


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS