bendera

Kamis, 03 September 2026    07:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Kunjungi Sumbar, Menhan Ingin Bangun Sekolah Unggulan


rfd-ips,    29 April 2023,    20:51 WIB

Kunjungi Sumbar, Menhan Ingin Bangun Sekolah Unggulan
Kunjungi Sumbar, Menhan Ingin Bangun Sekolah Unggulan

Sumbar-Mediaindonesianews.com: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar) dan disambut sekitar tiga ribu masyarakat setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (29/4). 


Kunjungi Sumbar, Menhan Ingin Bangun Sekolah Unggulan

Dari BIM, Menhan Prabowo langsung menuju Kabupaten Tanah Datar tepatnya ke kediaman Bupati (Indo Jalito) Tanah Datar. Menhan yang didampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, dan Yusril Irza Mahendra menuju ke Istano Basa Pagaruyung untuk menghadiri acara Tagak Gala Wamenaker (acara pengukuhan pemangku Adat Minang).

Sesampainya di sana, Menhan Prabowo disambut oleh Dipertuan Raja Alam Pagarium Sultan Muhammad Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah dan tarian Galombang dan Prosesi Adat Batagoa ( siraman butiran beras ). Acara kemudian dilanjutkan dengan Prosesi Adat berupa penyerahan tongkat dan sahut-sahutan pantun oleh Ninik Mamak.

Diawal sambutannya Menhan mengucapkan rasa terima kasih atas undangan dan kehormatan yang diberikan untuk menyaksikan suatu rangkaian upacara adat Minangkabau.


Menhan Prabowo juga menyampaikan rasa harunya karena orang tuanya masih dikenal oleh rakyat Minangkabau.

“Saya merasa punya hubungan khusus dengan Tanah Minang dan rakyat Minangkabau. Saya waktu kecil pernah berada di Sumatra Barat ini,” ujar Menhan.

Menhan Prabowo juga menyampaikan bahwa sumbangan rakyat Minangkabau terhadap perjuangan bangsa sangat besar. Rakyat Minangkabau telah melahirkan putera - putera terbaik untuk bangsa dan negara.

Selanjutnya, Menhan mengingatkan tokoh-tokoh nasional sejarah pejuang Indonesia yang berasal dari Sumatra Barat seperti Moh. Hatta, Sutan Sjahrir, Mohammad Natsir, Sutan Takdir Alisjahbana, Tan Malaka dan Mohammad Yamin.

“Mereka mempersatukan seluruh Bangsa Indonesia, memimpin perjuangan kemerdekaan dengan penuh risiko untuk mengantar kita menjadi negara yang merdeka,” kata Menhan.

Menhan dalam sambutannya juga menyampaikan harapan besarnya untuk merintis pembangunan sekolah unggulan di Sumatra Barat.

“Insyaallah saya ingin merintis pembangunan sekolah unggulan di Sumatra Barat,” ungkap Menhan***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS