bendera

Selasa, 03 November 2026    12:56 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Indra Setiawan: Pemekaran Banyuasin Tengah Sudah Layak


Hadi,    17 Februari 2023,    13:07 WIB

Indra Setiawan: Pemekaran Banyuasin Tengah Sudah Layak
Indra Setiawan (foto: Hadi-mediaindonesianews.com)

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Pemekaran wilayah Kabupaten Banyuasin Tengah, Propinsi Sumatera Selatan yang diinisiasi beberapa tahun lalu dinilai sejumlah pihak adalah tuntutan yang realistis. Mengingat banyaknya jumlah penduduk dan luas wilayah, serta dilihat dari aspek geografi, demografi, keamanan, sosial politik, adat dan tradisi, potensi ekonomi, keuangan daerah serta kemampuan penyelenggaraan pemerintahan.

Sekretaris Jenderal Presedium Pemekaran Kabupaten Banyuasin Tengah Indra Setyawan, SE mengatakan bahwa, Luas wilayah Kabupaten Banyuasin membuat masyarakat di pelosok kesulitan menjangkau layanan publik di pusat pemerintahan. Seperti halnya dari wilayah perairan, untuk menuju kota Pangkalan Balai sebagai pusat pemerintahan Kabupaten butuh waktu tempuh yang cukup lama, untuk itu pemekaran Kabupaten Banyuasin Tengah sudah sangat layak, bahkan sangat perlu segera dilakukan.

"Berdasarkan pasal 36 ayat 1 UU No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kami menilai Kabupaten Banyuasin Tengah sudah sangat layak untuk dimekarkan. Saya kira Masyarakat dalam Kecamatan menjadi kawasan Pemekaran sangat setuju. Walaupun ada Pro dan Kontra," jelas Indra Setiawan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Pro Gerakan Nasional (Progan) Sumatera Selatan.

Lebih lanjut dijelaskannya, usulan pemekaran Kabupaten Banyuasin Tengah tersebut sudah melalui kajian, baik dari aspek sosiologi, filosopi, yuridis, termasuk anggaran dan kebutuhan ASN, sudah dilakukan kajian mendalam.

"Kami berharap aspirasi yang sekarang berkembang mengenai CDOB ini bisa direalisasikan oleh Pemerintah Daerah serta Pemerintah Pusat," katanya.

Menurut Indra Setyawan, saat ini tim nya masih terkendala Moratorium yang belum dicabut Pemerintah Pusat dan hal tersebut menghambat pemekaran daerah di Wilayah Sumatera Selatan, khususnya dan Indonesia pada umumnya.

"Pembangunan Daerah perlu dilakukan untuk kepentingan publik terutama pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat dalam pembangunan di daerah termasuk fasilitas sekolah/pendidikan, pengembangan sektor UKM, pariwisata, olahraga dan sebagainya," ujarnya.

Tak hanya itu, Indra juga menepis isu pembentukan Banyuasin Tengah yang akhir-akhir ini hanya untuk kepentingan Politik satu dua orang. Karena pemekaran ini murni sebagai pelayanan Masyarakat dimana disebabkan pembangunan sarana prasarana yang belum merata, jangkauan ke Ibu Kota Kabupaten yang terlalu jauh untuk diakses oleh sarana transportasi, ketidakpuasan masyarakat di Daerah yang belum merasakan pembangunan yang cukup merata seperti sekolah/pendidikan, faktor sosial dan budaya.

"Sebenarnya hal-hal inilah yang mendasari muncul wacana pemekaran Banyuasin Tengah. Karena itu kami minta moratorium pemekaran daerah, Otonomi Daerah dicabut dan kami pengurus Presedium Pemekaran Banyuasin Tengah yakin bahwa Kabupaten Banyuasin Tengah inilah yang paling siap untuk dimekarkan dari Kabupaten Induk," paparnya.

Indra juga menyebutkan bahwa sejumlah kecamatan diantaranya, Banyuasin II, Tanjung Lago serta beberapa kecamatan lainnya baik sarana prasarana, jumlah penduduk, jumlah kecamatan, potensi wilayahnya yang banyak perkebunan/perusahaan, potensi wisata yang belum tersentuh.

"Dari syaratnya, Kabupaten cukup memenuhi syarat khusus dikarenakan faktor historis dan faktor potensi daerahnya lebih bisa diutamakan untuk dimekarkan  menjadi Kabupaten. Disamping itu Pelabuhan Tanjung Api-Api sangat pontensial. Kita sudah Audensi sama DPRD Kabupaten Banyuasin dan  DPRD Provinsi Sumatera Selatan intinya mereka mendukung Aspirasi Masyarakat," katanya.

Ditambahkannya, sesuatu yang diharapkan masyarakat dalam pemekaran di Banyuasin Tengah ini pelayanan publik yang baik, penyelenggaraan pemerintah yang prima, pemberdayaan masyarakat, pengembangan sektor usaha kecil menengah, kesejahteraan rakyat, pembangunan fasilitas yang ada di wilayah tersebut maupun pembangunan manusianya menjadi lebih baik.

"Memang ada hal yang dikhawatirkan dari pemekaran Daerah, yaitu adanya kepentingan elit atau kelompok saja dalam memimpin wilayahnya yang memunculkan raja-raja kecil, politik dinasti dan lain sebagainya. Namun Itu hal wajar, Pro dan Kontra pasti ada, apalagi kita sudah ada lebih dari 6 Kecamatan  Talang Kelapa,Tanjung Lago, Muara Telang,Sumber Marga Telang, Banyuasin II, Karang Agung Ilir dan  tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi," tutupnya. (Hadi)




banner
NASIONAL
img
Selasa, 03 November 2026
Kongo - Dalam rangka memperkuat peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai salah satu negara kontributor pasukan perdamaian, personel Post Operation Base (POB) Komanda Satgas Indo RDB XXXIX-H MONUSCO melaksanakan...
img
Selasa, 03 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas...
img
Selasa, 03 November 2026
Kalimantan - TNI bersama BMKG dan tim gabungan kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 8,4 ton garam (NaCl) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...

MEDIA INDONESIA NEWS