bendera

Kamis, 03 September 2026    07:42 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


APA KABAR GETACI?


Drs. H. Daddy Rohanady,    02 Desember 2022,    23:08 WIB

APA KABAR GETACI?
danddy rohanady

Oleh: Daddy Rohanady


 

Mediaindonesianews.com: Sudah lama kabar beredar. Sudah banyak kabar tersiar Pemerintah akan membangun jalan tol penghubung Jawa Barat (Jabar) dengan Jawa Tengah (Jateng). Jalan tol itu panjangnya 206,65 kilometer.

Jalan itu semula dinamai Cigatas karena hanya menjadi penghubung Cileunyi-Garut-Tasikmalaya. Artinya, jalan tol tersebut hanya menjadi penghubung antar-kabupaten di dalam Provinsi Jabar. Panjangnya pun tidak seperti itu. Semula ada tiga pilihan dengan ruas terpanjang 117 kilometer.


Karena menjadi infrastruktur konektivitas yang lebih luas, dari Cileunyi-Garut-Tasikmalaya menjadi Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, namanya pun berubah menjadi Tol Getaci. Dengan ruas baru tersebut, Tol Getaci pun digadang-gadang bakal menjadi tol terpanjang se-Indonesia.

Dengan panjang seperti itu, Tol Getaci nantinya akan menggeser posisi Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) yang panjangnya 189 kilometer. Tol Terpeka saat ini merupakan tol terpanjang di Republik Indonesia.

Tol Getaci bakal digarap PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) yang merupakan konsorsium. Adapun perusahaan yang masuk dalam konsorsium tersebut adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Daya Mulia Turangga, PT Jasa Sarana, PT Gama Group, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Jalan Tol Getaci akan dibagi menjadi empat seksi. Seksi 1: Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer. Seksi 2: Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 kilometer. Seksi 3: Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 kilometer. Seksi 4: Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 kilometer.

Total investasi Tol Getaci adalah Rp 56 triliun. Ini nilai investasi yang tidak sedikit. Pembangunan jalan tol sepanjang itu bisa dipastikan tidak akan tuntas dalam satu tahun anggaran. Dengan nilai investasi seperti itu, masih dirasa wajar jika masa konsesi yang diberikan pun cukup panjang, yakni selama 40 tahun.

Tol Getaci diharapkan menjadi salah satu pengungkit roda perekonomian Jabar selatan bagian timur. Selain itu, tol ini juga diharapkan memperlancar akses selatan ke utara dan sebaliknya. Tol Getaci akan mempermudah calon penumpang Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Tol Getaci juga menjadi jalan pintas ke arah Indramayu-Cirebon dan sekaligus menjadi penghubung utara-selatan Jabar bagian timur. Tol Getaci juga dinanti para calon penumpang BIJB Kertajati. Selama ini dari arah Kota Tasikmalaya--Kota Bandung atau sebaliknya saja minimal membutuhkan waktu tempuh sekitar 2-3 jam.

Demikian pula Bandung ke Cirebon dan sebaliknya. Rute ini juga minimal membutuhkan waktu tempuh sekitar 3-4 jam. Ini akibat rute yang ditempuh jika lewat jalan Tol Cipularang dan Tol Cipali harus melambung hingga ke Kabupaten Karawang di Km 67 Tol Cikampek.

Jika rute yang digunakan adalah melalui Sumedang dan Majalengka, ada hal yang kerap jadi masalah. Cadas Pangeran sepertinya m,enjadi salah satu masalah karena kemacetan di daerah bertebing curam itu kerap memakan korban. Meskipun jalur ini cukup menarik karena keindahan alamnya, tetap dibutuhkan alternatif.

Andai Tol Getaci dan Tol Cisumdawu sudah beroperasi, pasti waktu tempuh Kota Tasikmalaya-Kertajati hanya sekitar dua jam saja. Dengan demikian, baik dari segi biaya maupun dari segi waktu tempuh, penyelesaian Tol Getaci dan Tol Cisumdawu sangatlah membantu.

Itu menunjukkan peran strategis Tol Getaci dan Tol Cisumdawu untuk perekonomian Jabar. Kedua tol tersebut pasti akan lebih memperlancar pergerakan orang dan barang di Jabar. Dengan demikian, laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pun akan terdongkrak.

Bagaimana posisinya kini? Tol Cisumdawu dalam tahap penyelesian. Tol Cigatas masih dalam tahap persiapan. Kita tunggu perkembangannya. Semoga percepatan segera dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang selalu kita idamkan.

 

Penulis adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS