bendera

Selasa, 03 November 2026    08:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun


Drs. H. Daddy Rohanady,    23 September 2022,    23:00 WIB

Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun
Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

Oleh: Drs. H. Daddy Rohanady


Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

Mediaindonesianews.com: Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap.

Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan karena dinilai memiliki potensi untuk semakin mendatangkan wisatawan.

Ada beberapa kriteria yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang desa yang akan dijadikan desa wisata. Desa-desa tersebut harus memiliki potensi wisata yang dapat dimanfaatkan sebagai atraksi wisata, memiliki aksesibilitas, dan sudah memiliki aktivitas wisata, atau berada dekat dengan aktivitas wisata yang sudah ada dan terkenal.


Jika semua kriteria itu terpenuhi, niscaya semua potensi itu akan dilirik dan menarik para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Andai itu terjadi, roda perekonomian pun pasti terungkit. Kesejehteraan masyarakat desa wisata tersebut akan meningkat. Ujungnya, kesejahteraan dan laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pun kian terangkat.

Kabupaten Cirebon sebagai salah satu wilayah administratif Jawa Barat pun telah menetapkan 20 desa wisata baru pada tahun 2022. Misalnya Desa Gegesik Kulon yang sudah mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Desa-desa yang ditetapkan tersebut memiliki berbagai daya tarik, mulai dari wisata alam maupun buatan, budaya, dan sejarah. Contoh lainnya adalah Desa Belawa yang berada di Kecamatan Lemahabang. Di desa tersebut terdapat kura-kura belawa yang tidak ada di daerah lain.

Ada juga desa yang menyuguhkan wisata alam, terutama mangrove, seperti Desa Pengarengan, Mundu Pesisir, dan Desa Ambulu. Ini bukti lain bahwa masing-masing desa wisata tersebut memiliki sesuatu yang "layak jual". Padahal elama ini lanjut Yayan, wisatawan yang datang ke Kabupaten Cirebon rerata hanya berwisata kuliner, dan sejarah.

Pasir Salawe

Ada satu desa lain yang "sangat layak jual", yakni Desa Kertawangun. Desa Kertawangun adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon. Desa itu merupakan Desa perbatasan Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan. Sebagai desa perbatasan, desa Kertawangun dijadikan tampilan wajah (performance) Kabupaten Cirebon.

Ironisnya, dari segi infrastruktur Desa Kertawangun tertinggal jauh jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya. Padahal, desa ini memiliki potensi wisata yang "sangat layak jual". Tempat itu adalah Pasir Salawe, sebuah lokasi yang sangat elok.

Pasir Salawe merupakan bagian dari Desa Kertawangun yang sangat layak untuk dijadikan lokasi start paralayang. Ketinggian Pasir Salawe adalah 378 meter di atas permukaan laut (mdpl). Unduk tempat pendaratan pun sudah sangat siap.

Memang era otonomi daerah menuntut kita untuk lebih peduli dan mandiri dalam melakukan pembangunan di daerah termasuk di desa. Keterbatasan SDA/SDM Desa Kertawangun dalam membangun desanya menuntut kreativitas kuwu yang didukung segenap masyarakatnya untuk mencari dan mengolah sumber dana dan sumber daya yang ada, termasuk sumber daya alam.

Dengan dasar pemikiran tersebut, layak kiranya Pasir Salawe "ditawarkan" kepada mereka yang mencintai keindahan alam. Sayangnya, akses menuju Pasir Salawe masih sangat jauh dari memadai. Hal ini sepertinya menjadi sesuatu yang klise, di mana infrastruktur jalan menuju tempat yang "layak jual" sebagai destinasi wisata masih sangat buruk. Hal itu merupakan pekerjaan rumah tersendiri yang harus ditangani secara serius jika kita ingin menangguk pendapatan, baik langsung maupun tidak langsung, dari segi pariwisata. Intinya, aksesibilitas merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi.***

 

Penulis adalah: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS