bendera

Selasa, 03 November 2026    08:20 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Memuaskankah Kinerja Gubernur Ridwan Kamil?


tim red,    03 April 2022,    15:17 WIB

Memuaskankah Kinerja Gubernur Ridwan Kamil?
Daddy Rohanady

Oleh : Daddy Rohanady


Mediaindonesianews.com: Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat sudah disampaikan pada Rabu 30 Maret 2022.

LKPJ tersebut disusun berdasarkan Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 Tetang Peraturan Pelaksanaan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2021 Tetang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Ini merupakan tahun ketiga implementasi RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023. Tentu akan banyak hal yang dicermati DPRD Provinsi Jabar. Sebagai kelompok kerja yang akan membahasnya, dibentuklah panitia khusus (pansus) yang akan membahas LKPJ Gubernur Jabar Tahun 2021.

Namun, Pansus Pembahasan LKPJ baru akan mulai bekerja Selasa 5 April 2022. Pada hari Kamis-Senin pembahasan dilakukan di tingkat Komisi. Artinya, Komisi-Komisi (Komisi I--V) yang ada di DPRD akan membahas LKPJ lebih dahulu terkait kinerja mitra kerjanya untuk kemudian memberi masukan kepada Pansus.


Banyak hal yang akan dicermati, baik di Komisi-Komisi maupun di tingkat Pansus. Misalnya, dan yang paling utama, adalah raihan target indikator makro, indikator kinerja utama (IKU), dan indikator kinerja dinas (IKD). Apakah kinerjanya sepanjang 2021 mencapai target? Bukankah target-target yang ditetapkan dalam RPJMD tersebut merupakan hasil kesepakatan antara DPRD dengan Gubernur? Jadi, wajar saja jika penilaian nantinya akan didasarkan pada target-target tersebut sebagai tolok ukur.

Pada akhir pembahasan LKPJ, DPRD akan memberikan penilaian. Selain ketercapaian target-target dalam RPJMD, akan dilihat pula perwujudan janji-janji Gubernur yang disampaikan ketika masa kampanye. Selain itu, akan dilihat pula tindak lanjut rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus LKPJ tahun lalu. Adakah langkah-langkah perbaikan terkait rekomendasi itu sudah dilakukan atau belum. Kalau sudah ada berapa, kalau belum masih berapa dan mengapa belum atau tidak dilaksanakan.

Masa kerja pansus LKPJ memang dibatasi, yakni hanya 30 hari saja. Jika Pansus tidak menyelesaikan tugasnya dalam waktu tersebut, DPRD dianggap menyetujui apa yang disampaikan Gubernur.

Masalahnya, DPRD Jabar melalui Pansus LKPJ pada tahun lalu hanya memberi nilai "Cukup Memuaskan". Hal itu pasti tidak memuaskan Gubernur Ridwan Kamil dan jajaran eksekutuf. Padahal pada tahun 2020 Pemprov Jabar meraih sederet penghargaan dari berbagai pihak.

Dengan raihan sebanyak 122 penghargaan pada tahun 2021 akankah Pansus kembali memberikan "kekurang puasan" kepada Gubernur Ridwan Kamil atas kinerjanya sepanjang 2021? Padahal Ridwan Kamil pada 2021 telah pula mewujudkan Jabar meraih opini WTP dari BPK ke-10 kali beruturut-turut?

Kita tunggu saja hasilnya karena Pansus belum bekerja.

 

Penulis adalah: Wakil Ketua F-Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat

Anggota Pansus LKPJ


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS