bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    13:32 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni


Tim Red,    07 November 2021,    10:42 WIB

Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni
Yudi

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti

mediaindonesianews.com: Dalam menata pertahanan kelautan Indonesia, tidak harus dari Angkatan Laut untuk menjadi Panglima TNI.

Hal ini kita bisa lihat dari contoh kehidupan alam dari Tukik atau Bayi Penyu, yang lahir di darat namun membangun ekosistem di laut.

Contoh alam dari Tukik ini perlu kita jadikan sebagai bahan dalam pembangunan sistem pertahanan kelautan di Indonesia.

Indonesia merupakan Negara dengan basis konsep Nusantara, dimana keterkaitan kelautan dan daratan menjadi sebuah sistem kesatuan yang mampu menengahi konflik militer di kelautan.

Posisi geostrategis nasional Indonesia berada di 2 jalur lintasan ekonomi, pertahanan dan budaya. Yaitu samudera hindia dan samudera pasifik. Sehingga dari garis geostrategis kelautan yang berpotensi konflik, pelanggaran hukum dan penguatan pontensi ekonomi kerakyatan membutuhkan basis-basis pertahanan militernya di darat.

Permasalahan-permasalahan tersebut, justru saat ini dibutuhkan kepemimpinan militer di darat karena mampu mendorong pembentukan badan-badan pertahanan dan keamanan disegala sektor dalam hal ketahanan kedaulatan rakyat.

Tentu hal ini dapat dicapai dengan relasi yang kuat dengan Civil Society dan hubungan global yang berbasis Kebangsaan Indonesia.

Dicalonkannya Jenderal Andika Perkasa sebaga Calon Tunggal Panglima TNI oleh Jokowi adalah keputusan pencalonan yang tepat. Hal ini karena Jenderal Andikan selain mumpuni di bidang kemiliteran, juga mampu bekerjasama dengan Civil Society dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara nasional dan global sesuai amanah Pembukaan UUD 45. Dan satu hal lagi, Jenderal Andika memahami tentang demokrasi yang tidak terlepas dari supremasi keadilan dalam bidanh pertahanan dan keamanan.

Penulis adalah: Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional)




banner
NASIONAL
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi

MEDIA INDONESIA NEWS