bendera

Sabtu, 06 Juni 2026    13:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat


Tim Red,    12 September 2021,    20:30 WIB

Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Jakarta-mediaindonesianews.com: Wacana untuk amandemen konstitusi yang digagas oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) harus disikapi rakyat sebagai momentum perubahan.

Oleh karena itu, saatnya rakyat membangun konsolidasi penuh untuk mendorong perubahan dengan agenda kembalikan kedaulatan rakyat. Konsolidasi rakyat ini untuk mendorong aksi massa serentak ke MPR melalui gerakan rakyat.

Kita telah mengalami situasi masa-masa seperti hilangnya kedaulatan rakyat atas negara yang dihilangkan oleh kaum oligarki yang menguasai politik dan ekonomi.


Dengan adanya wacana amandemen konstitusi oleh MPR, maka momentum itu telah tiba, dimana rakyat dapat mencapai kesadarannya kembali untuk mendapatkan hak-haknya secara menyeluruh di negara.

Beberapa agenda yang perlu untuk didesak ke MPR, adalah sebagai berikut:

1. Segerakan Amandemen Konstitusi tahun 2021.

2. Bentuk Badan Insiatif Warga Negara sebagai Badan Demokrasi langsung rakyat.

3. Kembalikan ke UUD 45 asli. Penetapan ini penting sebagai fundamental konstruksi negara agar tidak bubar. Meskipun nantinya harus disempurnakan.

4. Nyatakan MPR, DPR, DPD, Pemerintah dalam keadaan transisi atau sementara.

Setelah situasi transisi ini terbentuk, maka diperlukan menyusun agenda-agenda perubahan mendasar yang berada pada rel kedaulatan rakyat sesuai Pembukaan UUD 45. Dengan beberapa agenda yang terdiri dari :

1. Persiapan menyelenggarakan Pemilu dan Pilpres dengan UU Pemilu / Pilpres tanpa Parliement / Presidential Treshold.

2. Penanganan Covid 19 secara cepat dan pencapaian output secara konkrit.

3. Pembangunan ekonomi sosial paska covid 19.

4. Pembebasan dan Rehabilitasi Nasional para tahanan dan narapidana berlatar belakang politik.

5. Penguatan Negara dan Rakyat Indonesia.

6. Mewujudkan demokrasi nasional yang substanstif.

Untuk pembentukan pemerintahan transisi, Presiden dapat memutuskan pemerintahannya sebagai pemerintahan transisi dengan membentuk komite atau presidium. Hal ini berjalan hingga terbentuknya pemerintahan hasil pemilu.

 

Penulis adalah Aktivis Kemanusiaan


banner
NASIONAL
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 130 pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam pelantikan yang berlangsung
img
Kamis, 04 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami prosedur dan persyaratan pemecahan bidang tanah sebelum mengajukan permohonan ke Kantor Pertanahan. Layanan ini menjadi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi

MEDIA INDONESIA NEWS