bendera

Selasa, 03 November 2026    09:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat


Tim Red,    12 September 2021,    20:30 WIB

Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Jakarta-mediaindonesianews.com: Wacana untuk amandemen konstitusi yang digagas oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) harus disikapi rakyat sebagai momentum perubahan.

Oleh karena itu, saatnya rakyat membangun konsolidasi penuh untuk mendorong perubahan dengan agenda kembalikan kedaulatan rakyat. Konsolidasi rakyat ini untuk mendorong aksi massa serentak ke MPR melalui gerakan rakyat.

Kita telah mengalami situasi masa-masa seperti hilangnya kedaulatan rakyat atas negara yang dihilangkan oleh kaum oligarki yang menguasai politik dan ekonomi.


Dengan adanya wacana amandemen konstitusi oleh MPR, maka momentum itu telah tiba, dimana rakyat dapat mencapai kesadarannya kembali untuk mendapatkan hak-haknya secara menyeluruh di negara.

Beberapa agenda yang perlu untuk didesak ke MPR, adalah sebagai berikut:

1. Segerakan Amandemen Konstitusi tahun 2021.

2. Bentuk Badan Insiatif Warga Negara sebagai Badan Demokrasi langsung rakyat.

3. Kembalikan ke UUD 45 asli. Penetapan ini penting sebagai fundamental konstruksi negara agar tidak bubar. Meskipun nantinya harus disempurnakan.

4. Nyatakan MPR, DPR, DPD, Pemerintah dalam keadaan transisi atau sementara.

Setelah situasi transisi ini terbentuk, maka diperlukan menyusun agenda-agenda perubahan mendasar yang berada pada rel kedaulatan rakyat sesuai Pembukaan UUD 45. Dengan beberapa agenda yang terdiri dari :

1. Persiapan menyelenggarakan Pemilu dan Pilpres dengan UU Pemilu / Pilpres tanpa Parliement / Presidential Treshold.

2. Penanganan Covid 19 secara cepat dan pencapaian output secara konkrit.

3. Pembangunan ekonomi sosial paska covid 19.

4. Pembebasan dan Rehabilitasi Nasional para tahanan dan narapidana berlatar belakang politik.

5. Penguatan Negara dan Rakyat Indonesia.

6. Mewujudkan demokrasi nasional yang substanstif.

Untuk pembentukan pemerintahan transisi, Presiden dapat memutuskan pemerintahannya sebagai pemerintahan transisi dengan membentuk komite atau presidium. Hal ini berjalan hingga terbentuknya pemerintahan hasil pemilu.

 

Penulis adalah Aktivis Kemanusiaan


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS