bendera

Selasa, 03 November 2026    09:29 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Seorang Pekerja Harus Menanamkan Etos Kerja 4 AS


Lian,    12 Juli 2021,    20:41 WIB

Seorang Pekerja Harus Menanamkan Etos Kerja 4 AS
Sandiaga

Jakarta - mediaindonesianews.com: Dampak  kehadiran generasi milenial dan generasi Z memberikan era baru dalam semua model layanan transaksi, terutama yang berbasis digital dan online. Kemajuan dalam berbagai sektor khususnya teknologi bisa menjadi salah satu perkembangan dunia bisnis bagi para wirausaha muda.


Seorang Pekerja Harus Menanamkan Etos Kerja 4 AS

Namun, dalam hal ini ada hal yang perlu dimiliki seseorang dalam memutuskan berwirausaha  Mental yang kuat dan ilmu pengetahuan  mampu mengurangi dan mengeliminasi risiko yang gagal.

"Kalian harus memiliki program mentoring dan inkubasi, karena program ini akan mendorong orang yang berencana membuat usaha untuk bersinergi dan berkolaborasi. Jangan lupa seorang pekerja harus menanamkan etos kerja 4 AS, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas, ucap Sandiaga Uno, Menparekraf RI yang juga pendiri OK OCE  dalam pembekalan peserta The Next Young Entrepreneur 2021, OK OCE Indonesia dan ESQ Business School, Minggu (11/7/ 2021).

Sandi juga mengucapkan selamat kepada peserta yang lolos ke tahap selanjutnya di The Next Young Entrepreneur. The Next Young Entrepreneur 2021 hadir atas kolaborasi OK OCE bersama ESQ Business School memberikan beasiswa pada 10 calon wirausaha muda khusus bidang Manajemen Bisnis, Ilmu Komputer dan Sistem Informasi.  


Seorang Pekerja Harus Menanamkan Etos Kerja 4 AS

"The Next Young Entrepreneuer diharapkan menjadi sarana tepat membantu mengasah kemampuan bisnis inovatif sekaligus mendapatkan pemahaman mengenai konsep sociopreneur dan potensinya menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial," katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut yang juga Pendiri OK OCE, Indra Uno yang memberikan semangat motivasi kepada calon penerima beasiswa.

Ditegaskan Indra, saat ini  pengangguran di Indonesia banyak dari kalangan muda, 15-24 tahun dan sudah terjadi 10 tahun terakhir, hal ini mengatikan ada keterbatasan lapangan kerja untuk menyerap tenaga kerja di luar sana.

“Cara lainnya adalah kita melihat diri kita sebagai seseorang yang dibukakan lapangan kerja bukan dari orang lain, pemerintah, atau perusahaan tetapi diri kita sendiri. Kalau kita buka lapangan kerja yang dilatih dan didampingi  usahanya, kemudian ada penghasilan dari kedua tangan kita itu maka  kita telah membebaskan diri kita dari pengangguran,” ungkap Indra.

Tidak hanya itu, Kakak dari Sandiaga Uno ini juga menambahkan  seseorang dibilang produktif jika dia mampu  berpenghasilan dan menghidupi dirinya sendiri. Maka, jadilah generasi dalam membuka atau menciptakan lapangan kerja baru, kata Indra.

Dalam membuka lapangan kerja dengan berwirausaha, dapat dimulai dengan mengenali potensi diri. Sementara itu Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE, mengatakan, langkah dalam mengenal potensi diri,dimulai dari menganalisa kelebihan dan kelemahan diri kita, catat dan ceklis mana yang sudah dijalankan, mana yang belum.

“Seseorang juga harus punya passion, rasa ingin cari tahu atau kepo yang positif, serta list tindakan-tindakan apa yang kita akan jalani atau misi. Tentukan targetnya, missal dua tahun lagi memiliki toko jika usaha,” tambah Iim.

Sementara itu, Sujoko Winanto, Wakil Ketua III ESQ Business School, yang juga hadir menambahkan bahwa menurut Sandiaga,  entrepreneur itu bukan profesi tetapi mindset. Mindset yang terdiri dari kerja keras, sikap, hidup optimis, inovatif, kreatif, serta leadership. Sujoko mencontohkan Sandiaga yang kini sudah memiliki lebih dari 25 perusahaan serta Ary Ginanjar, Founder ESQ Leadership Centre juga  dimulai dengan jualan celana jeans di Bali, kemudian berkembang dengan jatuh bangun, kemudian barulah hadir Menara 165.

“Bisnis kita dapat maju berkembang pesat dengan kerja keras dan ada campur tangan Tuhan di dalamnya,“ ungkap Joko.
Diakhir sesi, Azwa Nufi, Direktur Program OK OCE, menjelaskan Bisnis Model Canvas yang akan dibuat oleh para calon penerima beasiswa untuk ke tahap selanjutnya . “9 elemen dari bisnis model canvas ini adalah, Customer Segments (Segmentasi Konsumen), Value Proposition (Proposisi Nilai Konsumen), Channels (Saluran)Revenue Streams (Sumber Pendapatan), Key Resource (Sumber Daya), Customer Relationship (Hubungan Konsumen), key Activities (Aktivitas yang Dijalankan), Key Partnership (Kerjasama), Cost Structure (Struktur Biaya), tutupnya. (lian).


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS