bendera

Kamis, 03 September 2026    07:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


Lian,    12 Juli 2021,    09:45 WIB

Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok
Kezia Jelita Tewu

 
Jakarta - mediaindonesianews.com: Kezia Jelita Tewu Wanita berumur 23 tahun ini, masih muda, paras wajahnya pun cantik penuh energi. Di usia yang masih muda  dirinya Sudah menamatkan S-1 dari Universitas Sam Ratulangi Manado, sekarang  sudah bekerja di salah satu  Bank di Jakarta. Di Usianya yang masih muda Kezia nama panggilannya Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unsrat ini, sudah memiliki usaha kos-kosan di Manado. Walaupun usaha kos-kosan awalnya dibuat hanya kecil-kecilan saja, perlahan-lahan tapi pasti sekarang sudah ada 100 kamar.

Kata Kezia,  seperti pepatah, seperti bola salju yang bergelinding, semakin lama semakin besar. Dia berharap kedepan, usaha kos-kosan ini bisa berkembang bukan hanya di Manado saja tapi keinginan Dia ingin membuka di Jakarta juga, katanya saat bincang-bincang  kepada mediaindonesianews.com Minggu (11/7/2021).

Namun di tengah Pandemi covid 19 ini melanda Indonesia, usaha yang dijalan Kezia pasti mengalami kendala, karena harus mengurus kos-kosannya dari jarak jauh Jakarta-Manado ditambah lagi dengan aktifitas pekerjaan yang Dia lakukan ada di jakarta pula semakin menyita konsentrasinya.

"Pada saat pandemi ini, banyak orang yang pulang kampung, dan banyak juga yang kena pemotongan pendapatan jadi kadang membayarnya menyicil bahkan ada yang jadinya keluar, pendapatan pun menurun sedangkan banyak maintenance yang harus dilakukan. Di tengah pandemi ini juga yang buat makin susah untuk kos-kosan itu adalah pas orang mau masuk kita harus benar-benar cautious, karena kita juga gamau kalau kos-kosan kita cuma jadi tempat isoman yang malah membahayakan penghuni  lamanya, karena prokes tetap harus dijaga," ungkapnya.

Namun ditengah pandemi saat ini, banyak kegiatan dilakukan hanya di rumah saja. Apa pun itu. hal ini pun dialami Kezia Jelita Tewu, dimana dirinya harus mengalami itu dengan segala aktifitas di rumah saja.  Kata Kezia, Banyak orang mulai jenuh, stres dan cari hiburan pake games sosmed dan salah satunya dari tiktok, banyak informasi yang di share dan juga konten-konten  dari creator yang menarik, dan buat orang tidak jenuh, dan buat anak-anak  lebih kreatif lagi dalam berpikir.

 "Apalagi mengingat tiktok ada bukan cuma di Indonesia, jadi membuat orang-orang pun lebih open minded, untuk pembisnis online pun amat sangat diuntungkan karena tiktok bisa menjadi sarana marketing yang baik apalagi di tengah pandemi ini yang orang lebih banyak berbelanja secara online," ucapnya.

Menurut Kezia Jelita Tewu,  untuk tiktok sendiri banyak hal yang bisa diambil, karena banyak informasi-informasi yang di share dan juga buat orang-orang  lebih up to date to the trend, selain itu tiktok juga membantu orang untuk lebih kreatif lagi.

"Untuk negatifnya mungkin, karena tidak ada batasan umur, kadang banyak informasi yang menurut saya kurang bagus untuk anak bawah umur, dan awalnya mungkin tiktok untuk mengisi waktu kosong akan tetapi sekarang orang mungkin malah susah untuk time managementnya juga," imbuhnya.

Jadi bagi Kezia Jelita Tewu Tiktok pada saat ini  baginya sudah menjadi hobi, awalnya emang iseng-iseng aja, tapi ternyata dirinya ada passion untuk acting dan membuat content, walaupun masih baru dan kecil juga.

"Tapi sekarang sudah menjadi hobi sih karena di pandemi seperti ini, penyaluran hobi yang paling aman (prokes juga) mungkin di tiktok ya, karena semua bisa di cakup di tiktok. Mungkin keinginan saya untuk ada orang yang bisa menikmati konten-konten yang dibuat oleh creator-creator  dan banyak orang bisa mengexplore passion dan terinspirasi," pungkasnya. (lian)


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS