bendera

Kamis, 03 September 2026    06:51 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Pengaruh Besar PSBB Terhadap Perekonomian Nasional


Lian,    24 September 2020,    22:38 WIB

Pengaruh Besar PSBB Terhadap Perekonomian Nasional
Dr. Denny Tewu, SE., MM.

Jakarta – mediaindonesianews.com : Kelesuan kondisi perekonomian nasional dimasa pandemi saat ini memang sangat dirasakan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hal inilah  pemerintah kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2020 menjadi kisaran negatif I hingga negatif 2,9 persen. Karena itu Indonesia dipastikan mengalami resesi karena pertumbuhan ekonomi terjebak di zona negatif dua triwulan berturut-berturut. 


Pengaruh Besar PSBB Terhadap Perekonomian Nasional

Hal tersebut diungkapkan Dr. Denny Tewu, SE., MM. Kondisi ekonomi yang tidak kondusif ini, sebenarnya ada korelasi juga dengan aturan PSBB yang tidak sejalan antara kebijakan pusat dan beberapa daerah, hal ini penting karena pengaruh aturan PSBB terhadap perekonomian perkotaan dengan jumlah penduduk yang cukup banyak tentu akan berpengaruh besar terhadap kondisi perekonomian nasional.

“ Usaha pemerintah pusat melakukan stimulus terhadap tenaga kerja yang berpenghasilan rendah serta UMKM itu merupakan langkah yang tepat dalam rangka mengurai dampak risiko yang lebih besar lagi, namun tentu mereka juga harus terbuka lahan untuk melakukan aktivitasnya, ada begitu banyak cara untuk berproduksi jasa maupun barang secara kreatif, namun kalau pasarnya di tutup tentu akan terjadi masalah,” katanya kepada mediaindonesianews.com, Kamis (24/9).

Dijelaskannya, persoalan kesimpangsiuran dalam mengelola issue covid-19 ini tentu sangat berpengaruh kepada kondisi ekonomi dalam negeri maupun investasi dari luar, untuk itu Pemerintah Pusat perlu menerapkan gerak langkah bersama agar issue covid-19 ini manageable, bangun kepercayaan masyarakat harusnya berjalan bersama dengan terbangunnya produktivitas dalam berbagai hal.


“Di Indonesia resiko sosial ekonomi dan keuangan  masih nyata akibat pandemi covid 19. Beberapa Provinsi besar mengalami esklasi kasus infeksi seperti DKI Jakarta, Jabar, Jateng dan Jatim. Peningkatan infeksi di provinsi besar itu mempengaruhi kinerja perekonomian nasional dan ini  sudah merupakan bencana Internasional yang harus dihadapi oleh semua negara maupun semua daerah.” tuturnya

Hanya pertanyaannya, lanjut Denny, kalau ada yang bisa survive kenapa kita tidak, jadi kepala darah perlu inovatif dan kreatif dalam mengatasinya dalam berbagai aspek dengan cara yang bijaksana, benchmark-nya lihat saja daerah-daerah atau negara yang bisa tetap bertahan di zona hijau atau kuning, pelajari saja caranya, tinggal diterapkan dengan kearifan lokal tentunya.

“Banyak permintaan agar pemerintah  sebaiknya fokus melindungi masyarakat dan dunia usaha agar bisa bertahan di tengah ketidakpastian akibat pendemi dan ini perjuangan yang tentu harus terjaga dan tersosialisasi dengan baik.” terang Komisaris PT. Tebar Jala Group 

Menurut Denny, ada juga negara yang lebih buruk dari indonesia dalam mengatasi kondisi ekonomi dalam negeri karena covid-19, namun banyak juga yang tetap survive dalam situasi seperti ini, untuk itu Pemerintah memang harus fokus memetakan dan identifikasi risikonya serta memitigasinya secara baik.

“pemerintah tidak hanya fokus kepada ekonomi saja, namun disisi lain masalah Pemerintah memperhatikan masalah  Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember’20 nanti, kalau tidak pintar - pintar menjelaskannya maka tingkat risikonya juga cukup besar dalam menjaga kestabilan ekonomi secara nasional” pungkas Wakil Rektor II Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta. (LiaN)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS