bendera

Kamis, 03 September 2026    06:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


PDIP: Sembilan Gelar Doktor Bukti Pengakuan Dunia Kepada Megawati


dee maz,    07 Januari 2020,    16:50 WIB

PDIP: Sembilan Gelar Doktor Bukti Pengakuan Dunia Kepada Megawati
Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah (paling kiri) saat mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam kunjungannya ke Tokyo, Jepang untuk menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Soka, Jepang, Senin (6/1/2020). (Foto : Antara)

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah menilai gelar doktor Honoris Causa ke-9 yang akan diterima oleh Megawati Soekarnoputri dari Universitas Soka Jepang pada Rabu (8/1) bukti pengakuan dunia terhadap prestasi ketua umum partai berlambang banteng itu.


"Penerimaan gelar doktor Honoris Causa yang ke sembilan dari berbagai universitas dalam dan luar negeri telah membuktikan pengakuan dunia perguruan tinggi terhadap kapasitas intelektual dan pengabdian Bu Mega terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui karya pengabdiannya kepada bangsa Indonesia dan juga bagi kemanusiaan," kata Basarah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Presiden kelima RI itu akan menerima Doktor Kehormatan di bidang kemanusiaan dari Universitas Soka, Jepang.

Wakil Ketua MPR itu menyebutkan biasanya gelar Doktor Kehormatan ini diterima oleh seorang tokoh hanya pada saat sedang menjabat posisi penting tertentu.


"Tetapi Megawati Soekarnoputri justru lebih banyak menerima gelar DR HC tersebut setelah selesai menjabat sebagai Presiden RI yang ke-5. Dari sembilan gelar DR HC Bu Mega hanya dua gelar yang beliau terima saat menjabat Presiden RI yakni dari Waseda University (2001) dan Moscow State Institut of International Relations, Rusia (2003), selebihnya beliau terima setelah tidak lagi menjabat Presiden," jelas Basarah yang mendampingi Megawati di Tokyo, Jepang.

Bahkan, masih banyak permohonan dari berbagai universitas lainnya, baik dari Indonesia maupun yang sudah meminta agar Megawati bersedia menerima gelar Doktor Kehormatan dari perguruan tingginya.

"Namun karena faktor kesibukan mengurus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan juga Partai, tawaran mereka masih belum dapat dipenuhi," ucap Basarah.  (Ant)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS