bendera

Kamis, 03 September 2026    06:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Semangat Persahabatan Ho Chi Minh dan Sukarno Masih Terasa Hingga Kini


dee maz,    27 Desember 2019,    12:11 WIB

Semangat Persahabatan Ho Chi Minh dan Sukarno Masih Terasa Hingga Kini

Hanoi, Viet Nam – MediaIndonesiaNews : KBRI Hanoi berkerja sama dengan Radio Voice of Vietnam (VOV) telah menyelenggarakan perayaan 60 tahun saling kunjung Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Sukarno bertempat di Teater VOV, 58 Quan Su, Hanoi. Acara juga disiarkan secara langsung di VOV TV. ​ (23/12)


Sejumlah tamu undangan yang hadir antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam Nguyen Quoc Dung, Wakil Menteri Kebudayaan, Olah Raga dan Pariwisata Vietnam Ta Quang Dong, Plt. Kepala ANRI M. Taufik, Ketua Asosiasi Persahabatan Vietnam - Indonesia Nguyen Dang Quang, Duta Besar negara sahabat, korps diplomatik serta masyarakat Indonesia dan Vietnam.

Presiden Ho Chi Minh berkunjung ke Indonesia pada 27 Februari - 8 Maret 1959 dan Presiden Sukarno berkunjung ke Vietnam 3 bulan kemudian pada 24 - 29 Juni 1959.

"60 tahun berlalu, saling kunjung tersebut telah meletakkan pondasi yang kuat bagi hubungan bilateral Indonesia - Vietnam saat ini" ungkap Dubes RI Hanoi Ibnu Hadi saat menyampaikan sambutan pembukaan.


Acara perayaan pada Senin malam mengumumkan dan memberikan hadiah bagi para pemenang lomba karya tulis dengan tema persahabatan Presiden Ho Chi Minh dan Sukarno yang diluncurkan pada 14 Oktober 2019. 

Sampai dengan penutupan pada 15 Desember 2019, VOV telah menerima lebih dari 300 karya tulis.  Peserta tertua berusia 83 tahun dan yang termuda 21 tahun.

Dubes RI Hanoi sangat menghargai antusiasme, kreativitas, dan kerja keras yang telah dituangkan oleh para peserta dalam tulisan mereka. 

"Pemikiran dan gagasan yang ada dalam karya tulis tersebut sangat penting dan merupakan bukti nyata bahwa semangat persahabatan antara Presiden Ho Chi Minh dan Presiden Sukarno masih hidup dalam ingatan kita semua" ungkapnya.

Semangat persahabatan makin terasa dengan kolaborasi antara penyanyi Vietnam Cẩm Tú dan "Sunset" Band dari Bali yang menbawakan lagu Bengawan Solo.  

Acara juga semakin meriah dengan penampilan tari Indang dari Sumatera Barat dan tari Topeng Sekartaji dari Yogyakarta yang dibawakan oleh alumni Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) asal Vietnam.

Acara peringatan 60 tahun kunjungan bersejarah Presiden Ho Chi Minh dan Soekarno bertujuan menjaga semangat persahabatan yang dimiliki oleh proklamator kedua negara tersebut dan meneruskannya kepada generasi penerus bangsa.

Pelaksanaan acara peringatan juga dalam rangka menyambut 65 tahun  pembentukan hubungan diplomatik Indonesia - Vietnam pada tahun 2020.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS