bendera

Kamis, 03 September 2026    05:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Presiden dalam Krisis Sistemik: Dilema Negara, Jalan Tengah Polri


Tim Red,    11 Oktober 2025,    21:16 WIB

Presiden dalam Krisis Sistemik: Dilema Negara, Jalan Tengah Polri
Komjen Pol (P) Drs. Didi Widayadi, MBA

Keseimbangan antara Kekuatan, Keadilan, dan Kepercayaan Publik


Oleh: Komjen Pol (P) Drs. Didi Widayadi, MBA

Euforia Kekuasaan dan Ilusi Stabilitas

Bangsa ini tengah memasuki fase sejarah yang sarat tantangan. Gelombang euforia kekuasaan yang bernuansa militeristik kembali menguat, sering kali diselimuti narasi tentang stabilitas nasional dan efisiensi pemerintahan. Di permukaan, semua tampak tertata dan terkontrol. Namun jika ditelisik lebih dalam, muncul tanda-tanda perubahan arah yang halus namun signifikan terhadap tata kelola demokrasi dan konstitusi.


Dalam suasana seperti ini, Polri kerap menjadi aktor yang berada di garis depan. Bukan hanya sebagai alat negara penegak hukum, tetapi juga menjadi simbol stabilitas ketika dinamika sosial-politik meningkat. Polri sering menjadi tempat harapan, sekaligus sasaran kritik, saat gejolak muncul di ruang publik.

Tantangan Keseimbangan dalam Negara Demokratis

Dalam sistem demokrasi yang sehat, kekuasaan negara berjalan di atas keseimbangan: kekuatan, keadilan, dan kepercayaan publik. Kekuatan tanpa kendali bisa mengikis legitimasi, sementara keadilan tanpa keberanian bisa kehilangan efektivitas. Di sinilah dilema besar yang dihadapi negara—terutama di tengah situasi politik yang sarat kepentingan.

Parlemen yang idealnya menjadi ruang kontrol kekuasaan, dalam situasi tertentu tampak tidak selalu memiliki daya tawar yang kuat. Di saat yang sama, ruang publik dibanjiri oleh wacana dan polarisasi yang mudah menyulut ketegangan. Dalam kondisi inilah peran lembaga negara, termasuk Polri, menjadi sangat krusial untuk memastikan demokrasi tetap berada pada jalurnya.

Polri dan Jalan Tengah

Polri berada dalam posisi yang unik: bukan hanya sebagai instrumen negara, tetapi juga sebagai pengawal rasa aman masyarakat. Dalam berbagai fase sejarah bangsa, Polri sering menjadi jembatan antara stabilitas negara dan suara masyarakat. Jalan tengah inilah yang menuntut kebijaksanaan — bukan sekadar kekuatan.

Menjaga jarak yang sehat dari tarik-menarik kepentingan politik menjadi keharusan. Polri perlu memastikan bahwa setiap langkah penegakan hukum tetap berpijak pada prinsip profesionalitas dan keadilan. Kepercayaan publik adalah modal utama yang tidak bisa dibeli oleh kekuasaan apa pun.

Refleksi untuk Masa Depan

Krisis sistemik bukan hanya soal siapa yang berkuasa, tetapi juga tentang bagaimana kekuasaan dijalankan. Bila prinsip keadilan dan supremasi konstitusi terus dijaga, maka setiap dinamika bisa menjadi ruang pendewasaan bagi demokrasi kita. Namun bila yang dikedepankan hanyalah euforia kekuasaan, maka stabilitas bisa menjadi ilusi sesaat.

Bangsa ini membutuhkan keberanian untuk menjaga keseimbangan antara kekuasaan, hukum, dan suara rakyat. Dan di tengah pusaran ini, Polri memiliki tanggung jawab sejarah untuk menjadi penyeimbang yang bijaksana — bukan sekadar pelaksana perintah.

 

Penulis Adalah : Mantan Kepala BPKP • Alumnus Lemhannas KRA-29


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS