bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Bahaya Provokasi tentang Darurat Militer


Tim Red,    10 September 2025,    12:27 WIB

Bahaya Provokasi tentang Darurat Militer
Istimewa

Oleh: Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto, ST, SH, MH, CPM, CPABR


 

Pernyataan Ferry Irwandi melalui media sosial dan penampilannya di iNews TV terkait isu darurat militer jelas berbahaya. Unggahannya bukan sekadar opini, melainkan provokasi yang menggiring persepsi publik bahwa TNI tengah mempersiapkan kudeta. Tindakan ini tidak hanya menyesatkan, tetapi juga mencederai kehormatan TNI sebagai alat pertahanan negara.

Sejak akhir Agustus 2025, Ferry gencar menyebarkan narasi tentang bahaya darurat militer melalui Instagram dan Threads. Ia bahkan menayangkan potongan video kerusuhan di televisi, seolah-olah TNI menjadi perusuh, tanpa memperhatikan klarifikasi resmi dari kepolisian. Manipulasi fakta semacam ini menimbulkan stigma negatif terhadap TNI dan mengikis kepercayaan publik.


Bahaya provokasi Ferry tidak bisa dipandang enteng. Pertama, ia berpotensi memecah persatuan bangsa dengan menciptakan kecurigaan masyarakat terhadap TNI. Kedua, narasi sepihak itu bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politik, yang pada akhirnya mengganggu stabilitas keamanan nasional.

Dari sisi hukum, aktivitas Ferry berpotensi melanggar sejumlah ketentuan, mulai dari Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap lembaga negara, hingga Pasal 28 ayat (2) UU ITE mengenai penyebaran informasi yang memicu kebencian. Aparat penegak hukum wajib segera memeriksa dan menindak tegas agar kasus ini tidak menjadi preseden buruk.

Kepada masyarakat, saya mengimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi sepihak yang belum diverifikasi. Kita harus menyaring setiap konten sebelum menyebarkannya, demi menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan bangsa. TNI adalah alat negara, bukan alat politik. Merusak nama baiknya sama saja dengan merusak kepercayaan rakyat terhadap pertahanan nasional.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS