bendera

Selasa, 03 November 2026    05:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Saatnya Tokoh Bangsa Mendinginkan Situasi, Bukan Memprovokasi


Tim Red,    06 September 2025,    20:41 WIB

Saatnya Tokoh Bangsa Mendinginkan Situasi, Bukan Memprovokasi
Istimewa

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti


Rangkaian kerusuhan yang terjadi antara 25 hingga 31 Agustus 2025 menjadi pelajaran pahit bagi kita semua. Amuk massa, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan yang meluas tidak hanya mengacaukan stabilitas negara, tetapi juga meninggalkan luka sosial yang mendalam.

Namun, di balik situasi genting tersebut, langkah cepat Presiden Prabowo yang memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menenangkan keadaan patut diapresiasi. Arahan Presiden terbukti mampu meredam kegaduhan tanpa menimbulkan tindakan represif berlebihan dari aparat. Ini adalah contoh kepemimpinan yang tegas namun tetap menjaga nilai kemanusiaan.

Justru dari peristiwa inilah kita perlu berkaca. Para tokoh politik, tokoh masyarakat, maupun pemimpin lokal yang memiliki pengaruh besar hendaknya memilih jalan untuk mendinginkan situasi. Mereka perlu mengajak masyarakat menyalurkan aspirasi dengan cara yang bermartabat, lewat jalur demokrasi yang tersedia. Provokasi yang mendorong amuk massa, apalagi ajakan untuk menyerang Presiden atau simbol negara, hanya akan menjerumuskan bangsa pada kerusakan yang lebih besar.


Demokrasi yang sehat harus dibangun dengan kepala dingin, bukan dengan emosi massa. Stabilitas politik, sosial, dan ekonomi merupakan syarat utama untuk menjaga arah pembangunan nasional. Tanpa stabilitas, demokrasi mudah tergelincir menjadi anarki.

Presiden Prabowo sendiri sudah menegaskan komitmennya terhadap perlindungan praktik demokrasi. Beliau memerintahkan jajarannya untuk konsisten menjalankan konstitusi, menghormati kebebasan berpendapat, berserikat, dan menyampaikan aspirasi sesuai hukum nasional maupun internasional. Ini harus dijaga bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Di sinilah peran tokoh-tokoh bangsa menjadi penting. Mereka memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, sehingga suara mereka lebih mudah didengar. Alih-alih memanaskan situasi, tokoh bangsa sebaiknya menjadi penyejuk, menyebarkan gagasan keadilan dan perbaikan bangsa secara kritis namun konstruktif.

JAKI Kemanusiaan Inisiatif mendukung langkah-langkah Presiden, Pimpinan DPR, dan masyarakat sipil untuk membangun demokrasi partisipatif tanpa provokasi. Sebab, kerusuhan dan amuk massa pada akhirnya hanya akan menimbulkan kerugian besar, terutama bagi rakyat miskin yang selalu menjadi pihak paling terdampak.

Kita harus belajar dari tragedi ini: demokrasi sejati bukanlah teriakan di jalanan yang berujung kerusuhan, melainkan keberanian menyuarakan kebenaran melalui jalur yang damai dan bermartabat.

 

Penulis Adalah: Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS