bendera

Selasa, 03 November 2026    05:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Hati-Hati Ancaman Perang Kota Jika Senjata Jarahan Dimanfaatkan untuk Makar


Tim Red,    06 September 2025,    20:40 WIB

Hati-Hati Ancaman Perang Kota Jika Senjata Jarahan Dimanfaatkan untuk Makar
istimewa

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti


Ketika saya bersama tim advokasi JAKI Kemanusiaan Inisiatif mendampingi beberapa tahanan massa aksi di Polda Metro Jaya, sebuah percakapan dengan penyidik membuat saya semakin khawatir. Ada kabar yang semula terdengar seperti desas-desus, ternyata dikonfirmasi benar adanya: sejumlah senjata api lengkap dengan amunisi telah dijarah massa saat kerusuhan.

Informasi yang saya terima menyebutkan antara 10 hingga 20 pucuk senjata api, termasuk senjata laras panjang seperti Steyr AUG, sempat berpindah tangan. Penyidik yang saya tanyai mengakui sebagian memang sudah ditemukan, namun sebagian lainnya masih dalam pencarian. Fakta ini bukan hanya serius, melainkan sangat berbahaya.

Bayangkan jika senjata-senjata ini jatuh ke tangan kelompok yang punya motif politik jahat. Mereka bisa menjadikan senjata jarahan itu bukan sekadar alat provokasi, tetapi instrumen nyata untuk menciptakan kekacauan, bahkan menuju perang kota. Apalagi jika benar ada penyusup yang memang berniat merebut senjata di tengah kerusuhan.


Indonesia sudah berkali-kali belajar bahwa kerusuhan bisa dimanfaatkan sebagai pintu masuk agenda politik gelap. Dari aksi demonstrasi yang sah, kemudian disusupi kepentingan makar, bahkan bisa diarahkan ke upaya kudeta. Dengan adanya senjata di luar kendali negara, ancaman itu menjadi semakin nyata.

Karena itu, saya menilai situasi saat ini belum sepenuhnya stabil. Permukaan mungkin tampak tenang, tetapi di bawahnya ada bara yang bisa sewaktu-waktu menyala. Bila terjadi lagi aksi massa di kemudian hari, risiko benturan bukan hanya sekadar kerusuhan jalanan, melainkan bisa berubah menjadi konflik bersenjata di jantung kota.

Untuk mencegah hal ini, pemerintah tidak boleh menunggu. Dibutuhkan langkah cepat dan tegas, membentuk Tim Investigasi Independen untuk menelusuri dugaan makar dan alur distribusi senjata jarahan.

Jika tidak memungkinkan, Presiden perlu membentuk Tim Khusus di bawah kendali langsung untuk memastikan senjata yang hilang segera ditemukan dan tidak jatuh ke tangan pihak yang ingin menggulingkan negara.

Kedaulatan dan stabilitas bangsa terlalu mahal untuk dipertaruhkan. Jangan sampai kelengahan hari ini membuka jalan bagi skenario perang kota di kemudian hari.

Penulis Adalah: Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif


banner
NASIONAL
img
Senin, 02 November 2026
Sentul - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Markas Komando (Mako) Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Pa Sahli Tk. III Bidang Manajemen Penanggulangan Bencana Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto, S.H., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan secara daring kepada 1.311 personel penyuluh dari Pasis Sesko TNI,...
img
Senin, 02 November 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Teritorial (Wakaster) TNI dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI...
img
Senin, 02 November 2026
Afrika - Tim Patroli Temporary Operating Base (TOB) Tchabi Satgas Indonesia Rapid Deployable Battalion (Indo RDB) XXXIX-H MONUSCO yang dipimpin Komandan Kompi (Danki) Mayor Inf Wira Wijaya, melaksanakan patroli sekaligus...
img
Senin, 02 November 2026
Kalsel - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam...
img
Senin, 02 November 2026
Palembang - TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)...

MEDIA INDONESIA NEWS