bendera

Selasa, 21 April 2026    15:33 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Issue Titik Terendah Surya Paloh dan Jokowi, Tidak Perlu Dibesar-Besarkan


tim red,    10 Mei 2023,    09:41 WIB

Issue Titik Terendah Surya Paloh dan Jokowi, Tidak Perlu Dibesar-Besarkan
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti


Mediaindonesianews.com: Pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang menyatakan hubungannya dengan Jokowi berada di titik terendah, tidak perlu dibesar-besarkan.

Situasinya biasa-biasa saja, tidak ada yang mengkhawatirkan sama sekali untuk kepentingan Rakyat dan Negara. Justru jika terus dibesarkan atau dihembuskan, akan semakin diacuhkan Rakyat Banyak. Karena terkesan ada motivasi membangun polarisasi yang dimata rakyat sudah sampai titik jenuh dan sama sekali tidak bermanfaat.

Dalam tahun-tahun politik menjelang Pemilu 2024 sekarang ini, selalu ada dinamikanya. Itu hal yang sangat wajar. Dan pernyataan Pak Surya Paloh ini kan lebih merepresentasikan Partai Nasdem dan Koalisinya. Sehingga tatarannya hanya terserap di tingkat elit.


Kami berpikir, wajar-wajar saja Pak Jokowi mengadakan pertemuan dengan Ketua-Ketua Umum Partai di Istana. Meski kami yang merupakan bagian kelompok masyarakat sipil, tidak mengetahui apa yang dibicarakannya secara detil, akan tetapi, Pak Jokowi sebagai Presiden, bisa saja ingin memastikan sejauh mana dukungan politik terhadap Pemerintahan yang dipimpinnya hingga selesai. Hal ini tentu terkait program-program Pemerintahan Jokowi.

Apalagi, Pemerintahan Jokowi dibentuk atas kemenangannya pada Pemilu 2019 dengan dukungan Koalisi Partai pendukungnya ditambah bergabungnya dua Partai yang dahulu sebagai lawan politiknya saat pemilu, namun kemudian bergabung. Tentu itu postur Partai pendukung Pemerintahan Jokowi saat sekarang ini.

Sementara Nasdem yang telah memilih jalannya dengan membangun koalisi perubahan untuk persatuan yang juga telah memiliki Calon Presiden, tentu telah menyiapkan agenda untuk berkompetisi di Pemilu 2024. Bagi kami, Nasdem dan koalisinya justru bisa lebih independen mestinya. Atas pilihannya tersebut, tentu secara politik, Nasdem tidak terlalu berkepentingan dengan Pemerintahan Jokowi, selain ingin merebutnya melalui Pemilu, termasuk Pilpres.

Jika kekecewaan Pak Surya Paloh kemudian muncul, karena merasa tidak diundang, kami pikir bukan bentuk hubungan terendah, atau hingga berpotensi minus. Melainkan bagian strategi propaganda dan kampanye politiknya.

Pak Surya Paloh ini politisi senior, bahkan sangat senior. Tentu beliau sangat paham, jika Pak Jokowi tidak mengundangnya. Kami yang merupakan anak-anak kemarin sore dibandingkan Pak Surya Paloh, melihat Pak Surya Paloh sedang mencoba mengambil dukungan sebagian rakyat untuk menarik dukungan Nasdem, atas peluang yang terjadi. Dalam politik, tindakan manuver Pak Surya Paloh juga hal yang biasa-biasa saja. Hanya saja, jika diibaratkan permainan kartu remi, Pak Surya Paloh bisa dikatakan salah melempar kartu. Kenapa, karena lawan Nasdem beserta Koalisinya dan Calon Presidennya, bukan Pak Jokowi lagi. Melainkan Partai dan Calon Presiden yang akan berkompetisi di 2024.

Pak Jokowi sudah hampir selesai masa tugasnya sebagai Presiden dan tidak bisa maju kembali sebagai Presiden. Jika Pak Jokowi membangun hubungan politik antara Partai-Partai pendukungnya, kami melihat semata-mata sebagai hubungan antara Partai dan Pemerintahannya. Sehingga manuver politik Pak Surya Paloh justru dapat nematikan kartunya sendiri.

 

Penulis adalah Koordinator Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI)


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Proses balik nama sertipikat tanah dari orang tua ke anak masih kerap membingungkan masyarakat. Selain melibatkan aspek hukum dan administrasi, proses ini juga berkaitan dengan kewajiban pajak
img
Senin, 20 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan materi tentang “Program dan Kebijakan TNI dalam Mendukung Asta Cita Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, kepada peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD)
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis

MEDIA INDONESIA NEWS