bendera

Kamis, 03 September 2026    06:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


JAKI Akan Galang Rakyat Untuk Menangkan Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu Hingga Inkrah


tim red,    11 Maret 2023,    02:14 WIB

JAKI Akan Galang Rakyat Untuk Menangkan Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu Hingga Inkrah
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti


Mediaindonesianews.com: Rencana organisasi JAKI untuk terlibat sebagai Pihak Intervensi demi menguatkan Putusan PN Jakarta Pusat yang menghukum KPU untuk tidak meneruskan tahapan Pemilu yang berimplikasi pada penundaan pemilu akan terus kami menangkan hingga inkrah. Tindakan ini menjadi rencana kami sebagai Pihak Intervensi yang berkedudukan sebagai Sahabat Pengadilan dalam legal standing, yang akan kami ajukan.

Untuk itu, JAKI akan menggalangan rakyat banyak demi mendukung upaya ini dengan terlibat sebagai Pihak Intervensi.

Hal ini merupakan tindakan partisipasi rakyat dalam memperkuat demokrasi nasional substansial, keadilan rakyat dan kembalinya kepercayaan publik terhadap Negara dan Kedaulatan Rakyat melalui Pengadilan.


Realita yang terjadi saat ini bahwa ketidakpercayaan rakyat terhadap Partai-Partai Politik sangat tinggi termasuk ketidakpercayaan terhadap KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Dan realita ini dibuktikan dengan dikabulkannya gugatan Partai Prima di PN Jakarta Pusat, dimana KPU terbukti melakukan pelanggaran hukum melalui tindakan Perbuatan Melawan Hukum.

Dengan kejadian Putusan PN Jakarta Pusat tersebut, secara hukum terbukti bahwa bukan saja telah terjadi defisit demokrasi di Indonesia, akan tetapi KPU sebagai Penyelenggara Pemilu seperti sedang mengidap penyakit kronis. Oleh sebab itu perlu disembuhkan.

Tentu jalan yang sudah tergelar saat ini adalah melalui mekanisme hukum di Pengadilan Negeri yang telah diputus. Dan dilanjutkan melalui proses Banding oleh KPU hingga Mahkamah Agung melalu Kasasi hingga Inkrah.

JAKI telah memetakan bahwa selama ini Rakyat juga tidak mendapatkan banyak manfaat dari Pemilu, jika sistem Pemilunya tidak diperbaiki.

Kami sangat yakin, Rakyat kecewa terhadap kondisi politik kepartaian yang tidak membawa manfaat.

Dan yang terpenting adalah, keterlibatan JAKI sebagai Pihak Intervensi adalah ikut terlibat sesuai kapasitas JAKI sebagai organisasi masyarakat sipil melalui partisipasinya, agar tidak terjadi kekosongan hukum yang mengakibatkan kekosongan kekuasaan Negara. Selain itu juga memastikan bahwa melalui jalur peradilan, persoalan Negara dapat diselesaikan tanpa harus terjadinya chaos atau kudeta. Hal ini, karena didasari alasan yuridis yang secara utuh berkekuatan konstitusional. Oleh karena itu, proses ini justru menguatkan stabilitas nasional ketika Putusan Pengadilan dieksekusi.

JAKI akan mendorong Pengadilan, jika terjadi putusan Inkrah atas penundaan pemilu, maka Pengadilan Tinggi atau Mahkamah Agung mengeluarkan Keputusan  yang berkekuatan hukum sebagai alas hak, agar Presiden mengeluarkan Dekrit atau Perppu untuk membentuk Pemerintahan Transisi. Hal ini sampai diadakannya Pemilu yang benar-benar berkedaulatan rakyat sepenuhnya. Kenapa harus dilakukan oleh Presiden dengan dikeluarkannya Dekrit atau Perppu, hal ini karena dalam sistem pertahanan dan keamanan Indonesia, satu-satunya obyek vital untuk dilindungi oleh institusi Hankam adalah Presiden. Namun untuk membangun kondisi sosial  politik dan demokrasi yang stabil, diluar pendekatan keamanan dibutuhkan peran kelompok masyarakat sipil yang mampu dipercaya Rakyat Banyak.***

 

Penulis adalah: Koordinator Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS