bendera

Kamis, 03 September 2026    05:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OLAH RAGA
 


Cabor Berkuda Equestrian Kembali Sumbang Medali Emas


JP,    04 November 2022,    23:58 WIB

Cabor Berkuda Equestrian Kembali Sumbang Medali Emas
Cabor Berkuda Equestrian Kembali Sumbang Medali Emas

Bandung Barat-mediaindonesianews.com: Cabang Olahraga (Cabor) Berkuda Equestrian kembali menyumbangkan emas untuk Kabupaten Bogor. Medali Emas diraih M. Rafi Fatinaya pada nomor Dressage Perorangan U-21 dengan perolehan poin 68,525 persen, di Denkavkud, Parompong, Bandung Barat. Ini adalah emas kedua yang diraih Kabupaten Bogor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat tahun 2022.


Pada nomor pertandingan yang sama diraih Kabupaten Bekasi meraih medali perak dengan poin 68,083 persen. Kemudian medali perunggu juga diraih Kabupaten Bekasi 65,483 persen.

Sementara itu, pada nomor pertandingan Dressage Perorangan Open, rider Kabupaten Bogor, Erwin M. Yoga meraih medali perak dengan poin 69,798 persen. Medali emas diraih Kabupaten Bekasi dengan poin 69,899 persen, sedangkan medali perunggu diraih Kabupaten Cianjur dengan poin 65,556 persen.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin mengucapkan selamat, Cabor Berkuda kita mendapatkan tambahan medali emas yang kedua. Saya juga mengucapkan selamat kepada para atlet yang sudah berjuang maksimal.


“Saya berharap ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet yang lainnya. Pesan saya kepada seluruh atlet yang sedang dan akan bertanding, perolehan dua medali emas dan satu perak ini harus dijadikan motivasi agar atlet-atlet lain bisa mempersembahkan medali emas sebanyak-banyaknya,” ucap Junaidi Samsudin.

Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bogor, Bibit Sucipto mengatakan, ini adalah medali emas kedua. Tim kita memang sudah solid, dan sudah terukur sehingga bisa menyumbangkan dua medali emas sekaligus.

“Dari target empat emas, kalau hari ini kita sudah menyumbangkan dua emas, artinya kami tinggal mengejar 50 persennya lagi. Sampai saat ini kami masih sangat optimis target bisa tercapai,” ujarnya.

Atlet berkuda Kabupaten Bogor nomor Dressage Perorangan U-21, Rafi Fatinaya mengungkapkan, Alhamdulillah setelah selama ini sudah berusaha hari ini membuahkan hasil medali emas. Ini juga berkat kerjasama tim yang baik dan pelatih yang selalu memberikan arahan dengan baik.

“Saat bertanding sempat ada beberapa kendala, tapi Alhamdulillah semua bisa diatasi dengan baik, dan akhirnya bisa menyumbangkan emas untuk Kabupaten Bogor,” ungkap Rafi.

Ia menambahkan, untuk nomor pertandingan selanjutnya, saya sudah mempersiapkan diri. Harapannya bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Kabupaten Bogor, dengan memberikan emas sebanyak-banyaknya. (JP)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS