bendera

Kamis, 03 September 2026    06:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OLAH RAGA
 


Karate Indonesia Sumbang 1 Perak dan 1 Perunggu di SEA Games 2019 Filipina


dee maaz,    08 Desember 2019,    20:54 WIB

Karate Indonesia Sumbang 1 Perak dan 1 Perunggu di SEA Games 2019 Filipina

Filipina - MediaIndonesiaNews : Pundi-pundi medali tim Indonesia kembali bertambah di SEA Games 2019 Filipina. Kali ini, cabang olahraga karate menyumbang satu medali perak dan satu medali perunggu di World Trade Centre, Manila, Filipina, Minggu (8/12).


Adalah Rifki Ardiansyah Arrosyid yang menyumbang medali perunggu usai bertanding melawan wakil dari Vietnam yang meraih emas. Dia turun di kumite putra kelas -60 kilogram. Sedangkan perunggu diraih Laos.

Sementara itu, perunggu didapat dari Emilia, Nurul, dan Dian yang turun di kata beregu putri. Untuk medali emas diraih Vietnam, dan perak menjadi milik Malaysia. Wajah semringah pun tampak dari kontingen Indonesia pada upacara penghormatan pemenang.

Pelatih Karate, Abdullah Kadir bersyukur atas raihan yang diraih para karateka. Menurutnya, anak asuhnya sudah berjuang maksimal. Namun, dia juga sedikit kecewa karena harusnya Rifki bisa meraih medali emas. “Sebenarnya meleset satu, harusnya Rifki bisa dapat emas, tapi kalah dan dapat perak. Begitu pun kita bersyukur. Itu harus kita terima dengan lapang dada, cukup puas,” kata Kadir usai pertandingan.


Lebih lanjut, dia menuturkan, masih ada pertandingan karate berikutnya. Besok, ada 4 kelas yang akan  tanding. Kadir optimis karateka Indonesia bisa mengantongi emas di laga selanjutnya.

“Besok masih ada empat kelas pertandingan, artinya ada peluang untuk kita meraih emas. Besok yang bertanding adalah andalan kita semua. Makanya kita optimis bisa dapat medali emas besok,” ujarnya.

Hasil pertandingan di SEA Games menjadi pelajaran penting bagi tim karate Indonesia. Kadir bilang, pihaknya akan terus melakukan latihan dan kerja keras. Evaluasi pertandingan juga menjadi catatan dia untuk bisa dibenahi.

“Tentu ada evaluasi nanti ya, ini bertujuan untuk mempersiapkan tim semakin solid. Untuk besok, kami mohon dukungan dan doanya agar bisa meraih hasil terbaik, semoga besok bisa dapat emas,” jelasnya.

Sejauh ini, Indonesia sudah mengumpulkan 62 medali emas, 57 perak, dan 73 perunggu. Hasil ini membuat tim merah putih bertengger diurutan kedua klasemen sementara SEA Games 2019. Untuk diurutan pertama, tuan rumah Filipina masih berada diposisi teratas. Sedangkan diurutan ketiga adalah Vietnam. 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS